RADARCIREBON.TV – Pertandingan panas akan tersaji pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions musim 2025/2026 ketika Newcastle United menjamu Barcelona di Stadion St James’ Park. Laga yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026 pukul 03.00 WIB ini diprediksi menjadi duel sengit antara kekuatan Premier League dan raksasa La Liga.
Pertemuan ini bukan yang pertama bagi kedua tim dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, Newcastle dan Barcelona sudah saling berhadapan pada fase liga musim ini, dan saat itu Barcelona berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 di markas Newcastle. Hasil tersebut tentu masih membekas dan bisa menjadi motivasi tambahan bagi tim tuan rumah untuk membalas kekalahan mereka.
Newcastle Berbekal Semangat Sejarah
Newcastle datang ke pertandingan ini dengan catatan bersejarah. Pasukan Eddie Howe berhasil menembus babak gugur Liga Champions untuk pertama kalinya setelah finis di posisi ke-12 pada fase liga. Perjalanan mereka menuju babak 16 besar semakin mengesankan setelah menyingkirkan Qarabag di fase play-off dengan agregat meyakinkan 9-3.
Baca Juga:3 Nama Comeback ke Timnas Indonesia! Siapa Saja Pemain yang Kembali Dipanggil untuk Era Baru Garuda?Rahasia Malam Paling Mulia! Lailatul Qadar 2026: Keutamaan Malam Seribu Bulan dan Tanda-Tanda Keberkahan
Meski demikian, performa Newcastle di kompetisi domestik belum sepenuhnya stabil. Dalam beberapa pertandingan terakhir mereka mengalami hasil yang naik turun, termasuk kekalahan dari Everton dan Manchester City. Namun, mereka juga sempat menunjukkan karakter kuat saat menundukkan Manchester United meski bermain dengan sepuluh pemain.
Gaya bermain Newcastle yang terbuka membuat pertandingan mereka sering menghadirkan banyak gol. Dalam 12 laga terakhir di semua kompetisi, The Magpies selalu mampu mencetak gol namun juga tidak luput dari kebobolan. Situasi ini bisa membuat duel melawan Barcelona berlangsung menarik dan penuh peluang.
Barcelona Datang dengan Pengalaman dan Ketajaman
Di sisi lain, Barcelona datang dengan pengalaman yang lebih matang di kompetisi Eropa. Musim lalu mereka berhasil melangkah hingga semifinal sebelum akhirnya dihentikan Inter Milan. Pengalaman tersebut membuat skuad asuhan Hansi Flick diyakini lebih siap menghadapi tekanan di fase gugur.
Produktivitas gol Barcelona juga cukup mengesankan. Dalam delapan pertandingan fase liga, total tercipta 36 gol dalam laga-laga mereka, dengan rincian 22 gol dicetak dan 14 kali kebobolan. Statistik ini menunjukkan bahwa Barcelona memiliki lini serang yang sangat berbahaya namun juga masih memberi ruang bagi lawan untuk menciptakan peluang.
