Bantah Tudingan Pemerasan & Premanisme Pada Owner Trusmiland – Video

Bantah Tudingan Pemerasan & Premanisme Pada Owner Trusmiland
0 Komentar

Kuwu Pamengkang membantah tudingan pemerasan dan aksi premanisme terhadap owner Trusmiland. Kuwu justru soroti dampak banjir dan penyerobotan tanah warga oleh perumahan Trusmiland.

Kuwu Pamengkang dan masyarakat membantah tudingan pemerasan dan premanisme kepada owner Trusmiland saat terjadi cekcok penutupan akses truk proyek perumahan. Kuwu Pamengkang, Kosasih, menilai aksi yang terjadi di lapangan secara organik merupakan bentuk keresahan masyarakat terhadap dampak dan minimnya kontribusi Trusmiland.

Tudingan pemberian CSR satu miliar dari Trusmiland dianggap tidak mendasar, karena digunakan untuk pemasangan paving block jalan yang justru untuk kepentingan akses perumahan sendiri. Kuwu Pamengkang juga menyoroti dampak banjir yang semakin parah di kawasan perumahan lain hingga pemukiman masyarakat setiap terjadi hujan, karena desain saluran perumahan Trusmiland yang tidak optimal.

Baca Juga:Pasar Sandang Tegalgubug Bergeliat – VideoWaspadai Potensi Kemacetan Pasar Tumpah Saat Mudik Lebaran – Video

Kuwu Kosasih bahkan menyebutkan adanya dugaan penyerobotan tanah warga setempat yang dicaplok untuk penggunaan saluran perumahan. Bahkan Kuwu menjelaskan ada tanah warga yang tidak bisa disertifikasi karena masuk dan sudah diusulkan satu hamparan dalam kawasan perumahan, dan hingga kini status tanah warga menggantung.

Sementara, Kuwu Pamengkang juga menjelaskan bahwa pihak perumahan Trusmiland memang pernah memberikan bantuan CSR untuk pembangunan gapura Tempat Pemakaman Umum dengan nominal 18 juta dan sudah dimanfaatkan. Kuwu Kosasih menilai tudingan CSR satu miliar untuk pembangunan paving block sebagai tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat perlu ditinjau, karena pemanfaatannya dinilai hanya untuk kepentingan akses warga perumahan.

Kuwu Pamengkang bahkan meminta Gubernur Jawa Barat untuk memediasi persoalan antara perumahan, karena muncul kegaduhan yang membuat masyarakat di Desa Pamengkang resah.

0 Komentar