Penyaluran BPNT dilakukan dalam empat tahap setiap tahun, yakni:
- Tahap 1: Januari-Maret
- Tahap 2: April-Juni
- Tahap 3: Juli-September
- Tahap 4: Oktober-Desember
Bantuan yang cair menjelang Lebaran 2026 termasuk dalam tahap pertama penyaluran.
3.Program Indonesia Pintar (PIP)
Selain bantuan untuk kebutuhan sehari-hari, pemerintah juga menyalurkan bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar. Program ini bertujuan membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dan mencegah angka putus sekolah.
Besaran bantuan yang diberikan antara lain:
- Siswa SD atau sederajat: Rp450.000 per tahun
- Siswa SMP atau sederajat: Rp750.000 per tahun
- Siswa SMA/SMK atau sederajat: hingga Rp1.800.000 per tahun
Dana bantuan ini disalurkan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) di bank penyalur yang telah ditentukan pemerintah.
4.PBI Jaminan Kesehatan (PBI JKN)
Baca Juga:Big Match Liga Champions! Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 11-12 Maret 2026Kualitas Pemain Persib Diakui, Bojan Hodak Setuju dengan Penilaian John Herdman soal Trio Persib Menuju Timnas
Program PBI JKN merupakan bentuk bantuan pemerintah berupa pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu. Dengan program ini, peserta tidak perlu membayar iuran secara mandiri karena biaya tersebut sepenuhnya ditanggung oleh negara melalui APBN.
Besaran iuran yang dibayarkan pemerintah mencapai Rp42.000 per orang setiap bulan untuk layanan BPJS Kesehatan kelas 3. Program ini memberikan akses layanan kesehatan gratis di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
5.Bantuan Pangan Beras 10 Kg
Selain bantuan uang dan layanan kesehatan, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Setiap penerima akan mendapatkan 10 kilogram beras.
Pada tahun 2026, pemerintah menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan sekitar 720.000 ton beras kepada penerima bantuan. Namun program ini tidak berlangsung sepanjang tahun karena penyalurannya hanya dilakukan dalam beberapa bulan tertentu.
Cara Mengecek Apakah Terdaftar sebagai Penerima Bansos
Masyarakat dapat memeriksa status penerima bansos secara mandiri melalui layanan resmi yang disediakan pemerintah. Salah satunya melalui situs cekbansos Kemensos dengan memasukkan data wilayah dan nama sesuai KTP. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi resmi “Cek Bansos” yang tersedia di Play Store dan App Store.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat membuat akun, memasukkan data diri, dan melihat informasi mengenai jenis bantuan sosial yang diterima oleh anggota keluarga yang terdaftar.
