RADARCIREBON.TV – Atmosfer panas di Istanbul langsung terasa sejak peluit awal dibunyikan. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung fanatiknya, Galatasaray membuka keunggulan cepat atas Liverpool dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3) dini hari WIB.
Gol cepat tuan rumah datang ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit. Situasi sepak pojok yang diambil Gabriel Sara menjadi awal petaka bagi lini belakang Liverpool.
Bola meluncur ke tiang jauh dan disambut sundulan Victor Osimhen. Penyerang asal Nigeria yang sebelumnya dikenal tajam bersama Napoli itu tidak langsung mengarahkannya ke gawang, melainkan menanduk bola kembali ke tiang dekat.
Baca Juga:Preview Liga Champions: Galatasaray vs Liverpool, Head to Head, Prediksi Susunan Pemain, dan SkorLiverpool Dihantui Masalah Kebugaran Jelang Liga Champions: Federico Chiesa dan Trey Nyoni Absen Latihan
Di area tersebut, Mario Lemina sudah berdiri tanpa pengawalan berarti. Gelandang Galatasaray itu dengan mudah menyontek bola ke dalam gawang yang dijaga Giorgi Mamardashvili.
Gol tersebut langsung membuat stadion bergemuruh. Liverpool yang datang dengan status tim besar Eropa justru harus menghadapi tekanan luar biasa sejak menit awal.
Setelah gol itu, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi. Galatasaray bermain berani dengan pressing ketat, sementara Liverpool berusaha meredam tekanan sambil mencari celah untuk membalas.
Meski tuan rumah unggul lebih dulu, jalannya pertandingan sebenarnya cukup berimbang. Statistik penguasaan bola di babak pertama menunjukkan angka identik, masing-masing 50 persen.
Namun keseimbangan itu tidak sepenuhnya menggambarkan tekanan yang dialami Liverpool. Setiap kali membangun serangan dari belakang, para pemain The Reds langsung dikepung oleh gelandang Galatasaray yang tampil agresif.
Mario Lemina dan Lucas Torreira menjadi motor permainan di lini tengah. Keduanya berkali-kali memutus aliran bola Liverpool dan memaksa tim tamu bermain lebih hati-hati.
Di lini depan, Victor Osimhen menjadi ancaman konstan. Kecepatan dan kekuatan fisiknya membuat duet bek Liverpool harus bekerja ekstra keras.
Baca Juga:Dua Penalti Bawa Persib Unggul Atas Persik Kediri, Gelar Kian Dekat di Depan MataGaruda Calling! John Herdman Tebar Jaring 41 Pemain, Timnas Indonesia Siap Panaskan FIFA Series 2026
Liverpool sebenarnya menurunkan komposisi pemain terbaiknya. Mohamed Salah memimpin lini serang bersama Hugo Ekitike, sementara kreativitas permainan bertumpu pada Florian Wirtz dan Dominik Szoboszlai.
Ryan Gravenberch dan Alexis Mac Allister mengisi lini tengah untuk menjaga keseimbangan permainan.
Di lini belakang, Ibrahima Konate berduet dengan Virgil van Dijk sebagai tembok utama pertahanan. Milos Kerkez mengisi sisi kiri pertahanan, sementara Joao Gomes membantu menjaga kedalaman lini belakang.
