Masjid Keraton Kanoman menjadi salah satu masjid bersejarah di Kota Cirebon yang menyuguhkan kenyamanan beribadah lewat gaya arsitekturnya. Letak lokasinya yang berada di lingkungan Keraton Kanoman membuat daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Kota Cirebon merupakan salah satu wilayah yang menarik untuk dikunjungi untuk menikmati wisata sejarah dan religinya. Seperti masjid kuno yang satu ini, yaitu Masjid Keraton Kanoman yang berada di RW 10 Kanoman Utara, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.
Sesuai dengan namanya, masjid ini berdiri di lingkungan Keraton Kanoman yang tidak hanya menjadi tempat ibadah tetapi juga menjadi simbol perkembangan Islam, budaya, dan peradaban yang dibangun sejak masa kejayaan Kesultanan Cirebon.
Baca Juga:Pasar Sandang Tegalgubug Bergeliat – VideoWaspadai Potensi Kemacetan Pasar Tumpah Saat Mudik Lebaran – Video
Dalam sejarahnya, masjid ini dibangun pada abad ke-17 bersamaan dengan berdirinya Keraton Kanoman oleh Sultan Anom I atau Pangeran Muhammad Badruddin pada tahun 1677 M. Masjid ini sekaligus mencerminkan akulturasi budaya lokal Jawa, Hindu-Budha, dan Islam lewat Sunan Gunung Jati yang menjadi tokoh utama penyebaran Islam di Cirebon.
Segi arsitektur dan keunikan, masjid ini memiliki atap tumpang tiga yang melambangkan Iman, Islam, dan Ihsan; ukiran kayu mimbar yang mewakili seni dan budaya keraton; ornamen keramik Cina serta gapura dan halaman yang mirip arsitektur candi peninggalan Hindu-Budha.
Dengan bentuk arsitektur yang unik tersebut, tidak sedikit jemaah yang berkunjung merasa lebih hikmat dalam beribadah. Seperti salah satu pengunjung yang berasal dari Majalengka satu ini, yang tengah menyempatkan waktu salat Dzuhurnya di Masjid Keraton Kanoman.