RADARCIREBON.TV – Badan sepak bola dunia, FIFA, memastikan bahwa Timnas Iran tetap memiliki kesempatan tampil di Piala Dunia FIFA 2026 meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah sedang memanas. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang menegaskan bahwa olahraga harus tetap menjadi sarana pemersatu di tengah ketegangan politik global.
Infantino menjelaskan bahwa FIFA tetap berkomitmen menjaga prinsip netralitas dalam olahraga. Menurutnya, semua tim yang telah lolos kualifikasi memiliki hak untuk berpartisipasi dalam turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut. Iran sendiri telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah tampil impresif pada babak kualifikasi zona Asia.
Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Namun, status Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah sempat menimbulkan tanda tanya mengenai kehadiran Iran karena hubungan politik kedua negara yang tegang.
Baca Juga:Julián Álvarez Bersinar! Brace Bawa Atletico Madrid Hajar Tottenham 5-2, Tandem Messi, Berikut ProfilnyaHasil Newcastle vs Barcelona di Liga Champions: Penalti Lamine Yamal Selamatkan Blaugrana di Menit Akhir
Dalam sejumlah kesempatan, Infantino menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dari hasil komunikasi tersebut, pemerintah AS menegaskan bahwa tim nasional Iran tetap dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen tersebut.
“Acara seperti Piala Dunia sangat penting untuk menyatukan orang-orang dari berbagai negara, terutama di saat dunia sedang menghadapi banyak tantangan,” ujar Infantino dalam pernyataannya.
Meski begitu, situasi politik di kawasan Timur Tengah masih terus berkembang dan menjadi perhatian banyak pihak. Konflik yang melibatkan Iran dan beberapa negara lain sempat memunculkan spekulasi bahwa tim berjuluk Team Melli itu tidak akan tampil di turnamen tersebut.
Selain faktor politik, persoalan visa dan keamanan juga sempat menjadi sorotan karena sebagian pertandingan fase grup akan berlangsung di wilayah Amerika Serikat. Namun, FIFA menegaskan bahwa regulasi turnamen tetap memberikan pengecualian bagi pemain, staf, dan pihak terkait yang berpartisipasi dalam kompetisi resmi.
Iran sendiri dijadwalkan tergabung di Grup G bersama beberapa tim kuat dunia. Turnamen edisi 2026 juga akan menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara peserta.
