RADARCIREBON.TV- Timnas Iran terancam dilarang tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2030 apabila mundur pada edisi 2026.
Timnas Iran dalam posisi rumit hanya tiga bulan menjelang Piala Dunia 2026.
Negara tersebut sedang menghadapi serangan dari Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari lalu.
Baca Juga:Jelang Real Madrid vs Man City: Carreras Perpanjang Daftar Cedera Pemain Los BlancosHarga Emas Antam Hari Ini (10/3) Menguat Rp 40.000 per Gram, Cek Daftar Terbarunya
Belum ada tanda-tanda Presiden Donald Trump dan PM Benjamin Netanyahu akan menghentikan serangan terhadap Iran.
Situasi ini membuat Federasi Sepak Bola Iran tak menjamin akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026.
Team Melli sebelumnya sudah dipastikan lolos sebagai salah satu dari 8 negara Asia.
Presiden PSSI-nya Iran, Mehdi Taj, memberi pernyataan bernada pesimis.
“Kami tidak bisa menghadapi Piala Dunia dengan harapan,” ucap Mehdi Taj pekan lalu.
Kabar buruk bagi Iran, opsi mundur akan menimbulkan hukuman berat dari Fifa.
Tak ada negara yang mundur dari Piala Dunia setelah dipastikan lolos sejak 1950.
“Regulasi menyatakan mundur dari turnamen berakibat denda bergantung pada tanggal pengunduran diri,” tulis The Guardian.
“Serta akan membuat Komite Disiplin FIFA menjatuhkan sanksi olahraga.”
Baca Juga:Mau Beli MacBook Neo Murah Harga Rp 10 Juta, Perhatikan 3 Hal IniMalam Lailatul Qadar 2026 Tanggal Berapa? Ini Waktunya
Sanksi terberat yaitu dikeluarkannya negara bersangkutan dari agenda kompetisi FIFA berikutnya.
“Komite Disiplin FIFA bisa menjatuhkan hukuman tambahan,” tulis The Guardian lagi.
“Bergantung pada waktu pengunduran diri, tingkat keseriusan pelanggaran, dan berbagai faktor mitigasi serta relevansi situasi.”
“Sanksi disiplin bisa berupa dikeluarkannya asosiasi bersangkutan dari kompetisi FIFA di masa depan.”
Kompetisi FIFA yang dimaksud adalah Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia.
Sebagai negara yang sudah enam kali lolos ke Piala Dunia, sanksi tersebut bakal menjadi hukuman telak bagi benua Asia.
FIFA diharapkan bisa mengambil keputusan bijaksana terkait nasib Iran yang diserang negara tuan rumah Piala Dunia.
FIFA, badan tertinggi sepak bola dunia, menyatakan tengah memantau perkembangan situasi.
Sejauh ini para pejabat FIFA masih memperkirakan Iran akan tetap tampil di Piala Dunia.
Pada Sabtu (28/02) lalu, Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom menegaskan: “Fokus kami adalah memastikan Piala Dunia berlangsung aman dengan semua peserta ikut serta.”
