RADARCIREBON.TV- Timnas Indonesia sekarang punya jersey baru yang akan dipakai untuk berbagai pertandingan internasional sepanjang 2026. Jersey ini resmi diperkenalkan oleh Kelme dalam acara peluncuran yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis (12/3/2026).
Dalam peluncuran ini, diperkenalkan dua jenis jersey utama, yaitu jersey kandang (home) dan jersey tandang (away). Menariknya, desain keduanya bukan cuma soal tampilan baru, tapi juga punya filosofi yang berkaitan dengan sejarah dan budaya Indonesia.
Untuk jersey kandang, warnanya tetap merah khas Timnas Indonesia. Desain ini disebut terinspirasi dari jersey Kelme yang pernah dipakai pada tahun 1999. Jadi ada sentuhan nostalgia sekaligus penghormatan untuk perjalanan panjang sepak bola Indonesia.
Baca Juga:Kumpulan Ucapan Idul Fitri 1447 H untuk Teman, Keluarga, dan Rekan KerjaMiliano Jonathans Cedera ACL, Absen Lama dari Timnas Indonesia! Ini 4 Calon Penggantinya
Sementara itu, jersey tandang tampil dengan warna putih yang dihiasi motif batik modern. Motifnya dibuat dari kombinasi garis, titik, dan simbol yang terinspirasi dari corak batik khas Indonesia.
Lewat desain ini, Kelme mencoba menggabungkan sejarah, budaya, dan teknologi modern dalam satu jersey. Jadi bukan cuma dipakai untuk bertanding, tapi juga membawa cerita tentang identitas sepak bola Indonesia.
Hasilnya, kedua jersey ini punya karakter yang berbeda tapi tetap saling melengkapi. Jersey kandang lebih menonjolkan sisi sejarah, sementara jersey tandang menunjukkan kekayaan budaya Indonesia.
Untuk jersey kandang, konsepnya memang diambil dari sejarah sepak bola nasional. Garis merah putih yang menjadi ciri khas dihidupkan kembali sebagai simbol kebanggaan Timnas Indonesia.
Inspirasi utamanya datang dari jersey legendaris tahun 1999. Beberapa elemen klasik dari era tersebut tetap dipertahankan sebagai bentuk penghormatan untuk generasi awal sepak bola Indonesia.
Walaupun terlihat klasik, jersey ini tetap dibuat dengan teknologi modern. Bahannya menggunakan kain jacquard dinamis yang ringan, mudah menyerap keringat, dan cepat kering.
Kelme juga memakai teknologi eco dye yang membuat warna merahnya lebih tahan lama. Jadi meskipun sering dipakai bertanding atau dicuci berkali-kali, warnanya tidak mudah pudar.
Baca Juga:Belum Lapor SPT Tahunan? Hati-Hati Kena Denda Rp100 Ribu, Ini Batas Waktu dan Cara Lapor OnlineRekomendasi 7 Tempat Wisata di Jakarta Saat Lebaran, Cocok Buat Jalan-Jalan Bareng Keluarga
Berbeda dengan jersey kandang, jersey tandang punya tampilan yang lebih artistik. Desainnya mengambil inspirasi dari elemen batik seperti garis dan titik yang kemudian dibuat menjadi pola geometris modern.
