5 Prediksi Tren Harga Emas Perhiasan Menjelang Lebaran 2026

Emas Perhiasan
Toko Emas Perhiasan (freepik)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Memasuki bulan Ramadan 1447 H di tahun 2026, harga emas menunjukkan dinamika yang cukup agresif di tengah ketidakpastian ekonomi global. Membeli perhiasan emas menjelang Lebaran sudah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Indonesia, baik untuk mempercantik diri selama hari raya maupun sebagai instrumen investasi untuk THR. Menurut AI Gemini, ini adalah lima prediksi harga perhiasan emas menjelang Lebaran 2026!

1. Lonjakan Permintaan Domestik Akibat Dana THR

Permintaan emas fisik di Indonesia biasanya mencapai puncaknya selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri. Cairnya Tunjangan Hari Raya (THR), yang mendorong masyarakat untuk membeli perhiasan sebagai pelengkap gaya saat mudik, mendorong fenomena ini.

Para analis memperkirakan bahwa tingginya permintaan retail ini dapat memicu kenaikan harga di tingkat toko emas lokal. Kenaikan ini biasanya dipengaruhi oleh stok yang mulai terbatas dan margin perdagangan yang menyesuaikan dengan tingginya minat pasar domestik.

Baca Juga:Kenapa Harga Emas Menjelang Lebaran Naik? Simak Penjelasan LengkapnyaJadwal F1 GP China Live 13-15 Maret 2026:Ada Sprint dan Race

2. Sentimen Global Menuju Level Psikologis Baru

Di pasar internasional, harga emas dunia diproyeksikan akan terus mencetak rekor baru (All-Time High) sepanjang kuartal pertama 2026. Beberapa lembaga keuangan global seperti Goldman Sachs dan UBS bahkan menargetkan harga spot emas bisa menyentuh angka US$4.900 hingga US$5.000 per troy ounce.

Jika target global ini tercapai, maka harga emas perhiasan di Indonesia akan terdongkrak signifikan. Harga emas batangan Antam diprediksi bisa stabil di atas Rp2,9 juta hingga Rp3 juta per gram, yang secara otomatis menaikkan harga jual emas perhiasan berbagai kadar.

3. Pengaruh Nilai Tukar Rupiah terhadap Harga Lokal

Harga emas di Indonesia sangat bergantung pada kurs Rupiah terhadap Dolar AS. Di tengah kondisi de-dolarisasi global, fluktuasi Rupiah menjadi faktor penentu apakah harga emas lokal akan meroket lebih tinggi dibandingkan harga spot dunianya.

Jika Rupiah mengalami tekanan atau berada di kisaran Rp16.500–Rp16.900 per dolar, harga emas perhiasan kadar 24 karat di pasar ritel diprediksi bisa menembus Rp2,5 juta per gram. Kondisi ini menuntut pembeli untuk lebih jeli memantau pergerakan kurs sebelum memutuskan bertransaksi.

4. Ketegangan Geopolitik sebagai Pendorong Safe Haven

0 Komentar