RADARCIREBON.TV – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menjadi sorotan menjelang seri Moto3 Brasil 2026. Ajang balap motor dunia tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20–22 Maret 2026 di Sirkuit Autódromo Internacional Ayrton Senna, Goiânia, Brasil. Kehadiran Veda di lintasan balap internasional ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi penggemar motorsport Tanah Air.
Setelah menunjukkan performa yang cukup menjanjikan pada seri sebelumnya, Veda diharapkan mampu kembali tampil kompetitif pada seri kedua musim Moto3 2026 ini. Para penggemar balap motor pun menantikan aksi pembalap muda tersebut dalam setiap sesi yang akan berlangsung sepanjang akhir pekan balapan.
Rangkaian Moto3 Brasil 2026 akan dimulai pada Jumat, 20 Maret 2026, dengan dua sesi latihan bebas atau Free Practice. Pada sesi ini, para pembalap akan memanfaatkan waktu untuk beradaptasi dengan karakteristik sirkuit serta menyempurnakan pengaturan motor. Free Practice pertama dijadwalkan berlangsung pada sore hari, kemudian dilanjutkan dengan sesi latihan kedua beberapa jam setelahnya.
Baca Juga:Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Jatuh pada 18 Maret, Kemenhub Imbau Pemudik Atur Waktu PerjalananPromo Lebaran 2026 di Matahari: Diskon Pakaian Wanita Hingga 50 Persen, Saatnya Tampil Elegan Saat Hari Raya
Memasuki Sabtu, 21 Maret 2026, para pembalap akan menjalani sesi latihan tambahan yang menjadi penentu untuk melaju ke kualifikasi. Sesi kualifikasi menjadi momen penting bagi setiap pembalap, termasuk Veda Ega Pratama, karena posisi start yang baik dapat memberikan keuntungan besar saat balapan utama.
Pada sesi kualifikasi ini, para pembalap akan berusaha mencatatkan waktu lap tercepat untuk mengamankan posisi start terbaik di grid. Persaingan dipastikan berlangsung ketat mengingat Moto3 dikenal sebagai kelas dengan jarak waktu antar pembalap yang sangat tipis.
Puncak acara Moto3 Brasil 2026 akan digelar pada Minggu, 22 Maret 2026. Pada hari tersebut, balapan utama akan menjadi penentuan bagi para pembalap untuk meraih poin penting dalam klasemen kejuaraan dunia. Veda Ega Pratama diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk tampil maksimal dan bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik dari berbagai negara.
Sirkuit Autódromo Internacional Ayrton Senna sendiri dikenal memiliki karakter lintasan yang menantang dengan beberapa tikungan teknis dan lintasan lurus yang memungkinkan terjadinya duel kecepatan. Kondisi ini membuat strategi balapan menjadi faktor penting bagi setiap tim.
