RADARCIREBON.TV- Salat Id merupakan salah satu ibadah istimewa yang dilaksanakan umat Islam pada dua hari besar, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.
Ibadah ini memiliki tata cara yang sedikit berbeda dibandingkan salat wajib sehari-hari. Salah satu perbedaan yang paling mencolok adalah adanya takbir tambahan sebelum membaca surat Surah Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua. Pada rakaat pertama, imam dan makmum membaca takbir sebanyak tujuh kali sebelum memulai bacaan Al-Fatihah.
Bagi sebagian umat Islam, muncul pertanyaan mengapa salat Id dimulai dengan tujuh kali takbir terlebih dahulu, baru kemudian membaca Al-Fatihah. Apakah ada dasar dalilnya? Apakah angka tujuh memiliki makna khusus? Pertanyaan ini sering muncul terutama ketika umat Islam ingin memahami lebih dalam hikmah dari ibadah yang mereka lakukan.
Baca Juga:Jangan Sampai Terlambat! Ini Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah Agar Ibadah Sempurna Saat IdulfitriPerburuan Diamond Kuning MLBB 2026 Dimulai! Ini Cara Dapat Diskon Skin Besar-Besaran di Mobile Legends
Dasar Hadis Tentang Takbir dalam Salat Id
Tata cara takbir dalam salat Id sebenarnya telah dijelaskan dalam sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satu hadis yang sering dijadikan rujukan diriwayatkan oleh Aisyah binti Abu Bakar. Dalam riwayat tersebut dijelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW melakukan tujuh kali takbir pada rakaat pertama salat Id dan lima kali takbir pada rakaat kedua.
Hadis tersebut diriwayatkan oleh Abu Dawud dan juga tercantum dalam beberapa kitab hadis lainnya. Dalam hadis itu disebutkan bahwa setelah takbir-takbir tersebut selesai, barulah Nabi membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan bacaan surat lain dari Al-Qur’an.
Praktik ini kemudian menjadi pedoman bagi mayoritas ulama dalam menetapkan tata cara salat Id yang dilakukan umat Islam hingga saat ini. Oleh karena itu, urutan tujuh takbir sebelum membaca Al-Fatihah bukanlah tradisi yang dibuat-buat, melainkan mengikuti langsung contoh dari Rasulullah SAW.
Perbedaan dengan Salat Wajib
Jika dibandingkan dengan salat wajib lima waktu, salat Id memang memiliki beberapa perbedaan. Pada salat wajib, setelah takbiratul ihram biasanya langsung dilanjutkan dengan membaca doa iftitah, kemudian Surah Al-Fatihah.
Namun dalam salat Id, terdapat takbir tambahan sebelum bacaan Al-Fatihah. Takbir ini disebut sebagai takbir zawaid atau takbir tambahan. Tujuannya adalah untuk memperbanyak pengagungan kepada Allah SWT pada hari raya, yang merupakan hari kemenangan dan kebahagiaan bagi umat Islam.
