Sampah di TPA Kopi Luhur, Kota Cirebon, mengalami lonjakan volume, bahkan sudah menumpuk di dekat pintu gerbang. Hal itu karena masih ada curah hujan, sehingga akses truk ke tengah masih terkendala.
Truk muatan sampah yang akan dibuang ke TPA Kopi Luhur harus antre dan bersusah payah ketika hendak melakukan pembongkaran sampah. Bahkan di dekat pintu gerbang TPA Kopi Luhur menjadi titik pembongkaran sampah.
Hanya saja karena masih ada curah hujan, truk-truk harus bersusah payah karena kondisi jalan licin. Hal ini menyebabkan sampah menumpuk di dekat area pintu gerbang TPA, karena akses jalan truk ke area tengah TPA masih terkendala adanya curah hujan.
Baca Juga:Ratusan Rumah Di Desa Muara Rusak Akibat Puting Beliung – VideoRatusan Rumah Warga Di 2 Kecamatan Rusak Disapu Puting Beliung – Video
Sehingga demi menjaga risiko yang tidak diinginkan, sampah sementara ditumpuk di area depan pintu gerbang. Meskipun selama bulan Ramadan, volume sampah yang dibuang dari TPS ke TPA justru mengalami peningkatan.
Kepala UPT TPA Kopi Luhur, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, akan terus berupaya memaksimalkan TPA Kopi Luhur untuk menampung sampah dengan sarana dan prasarana alat berat yang dimiliki.
Sementara karena keterbatasan alat berat yang hanya beroperasi di siang hari, masyarakat dan truk pengangkut sampah dari TPS agar mengantisipasi agar tidak membuang sampah hingga malam hari.