RADARCIREBON.TV – Aston Villa memastikan langkah ke perempat final Liga Europa UEFA setelah menundukkan LOSC Lille dengan skor 2-0 pada leg kedua babak 16 besar, 20 Maret 2026. Hasil ini membuat Villa unggul agregat 3-0 dan tampil dominan sepanjang dua leg.
Sejak awal pertandingan, Aston Villa langsung menunjukkan intensitas tinggi. Gol pembuka tercipta di babak pertama melalui skema serangan rapi yang memanfaatkan celah di lini pertahanan Lille. Keunggulan tersebut semakin diperkuat dengan gol kedua sebelum turun minum, yang membuat tim tuan rumah berada dalam posisi sangat nyaman.
Lille sebenarnya memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan melalui titik putih. Namun, eksekusi penalti dari Calvin Verdonk berhasil digagalkan oleh kiper Aston Villa. Momen ini menjadi titik balik yang semakin menjatuhkan mental tim tamu sekaligus mempertegas dominasi Villa.
Baca Juga:Nottingham Forest Kalah 1-2 dari Fenerbahçe, Tapi Lolos ke Babak 16 Besar Liga EuropaJadwal Pertandingan Babak 16 Besar Liga Europa 2026 Leg 2 Live 18-20 Maret, Cek Jam Tayangnya
Sepanjang pertandingan, Villa tampil disiplin, khususnya di lini pertahanan. Organisasi permainan yang rapi membuat Lille kesulitan menembus area berbahaya. Serangan-serangan yang dibangun dari sisi sayap pun mampu dipatahkan dengan baik oleh barisan belakang Villa.
Di lini tengah, Aston Villa juga mampu mengontrol tempo permainan. Distribusi bola berjalan efektif, membuat mereka lebih sering menguasai pertandingan. Berdasarkan statistik, Villa mencatatkan penguasaan bola sebesar 55 persen dengan total 470 umpan akurat, serta delapan tembakan tepat sasaran.
Sebaliknya, Lille hanya mampu menguasai bola sekitar 38 persen dengan empat tembakan tepat sasaran. Minimnya kreativitas di lini depan menjadi salah satu faktor kegagalan mereka untuk bangkit dalam laga ini.
Pelatih Aston Villa, Unai Emery, mengapresiasi performa anak asuhnya yang dinilai mampu menjalankan strategi dengan baik. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang sebagai kunci kemenangan.
Sementara itu, kubu Lille mengungkapkan kekecewaan atas hasil yang didapat. Kegagalan penalti disebut sebagai momen krusial yang seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan.
Keberhasilan Aston Villa melaju ke perempat final menjadi sinyal kebangkitan mereka di kompetisi Eropa. Catatan agregat 3-0 ini juga menjadi salah satu performa terbaik klub di Liga Europa dalam beberapa tahun terakhir.
