RADARCIREBON.TV – Penampilan sensasional ditunjukkan Ole Romeny saat Timnas Indonesia menundukkan St Kitts and Nevis dengan skor meyakinkan.
Dalam laga tersebut, Romeny menjadi pusat permainan bukan hanya tajam, tapi juga cerdas dalam membangun serangan.
Penyerang milik Oxford United itu tampil luar biasa sejak menit awal. Ia membuka kontribusi lewat dua assist krusial yang berujung gol dari Beckham Putra Nugraha.
Baca Juga:Dua Gol Beckham Putra Jadi Jawaban Kritik di Timnas IndonesiaUpdate Live Skor! Indonesia vs Saint Kitts & Nevis: Ole Romeny Tambah Gol, Garuda Unggul 3-0
Pergerakannya yang dinamis di sisi depan membuat lini belakang lawan kerepotan sepanjang pertandingan.
Namun, performa Romeny belum lengkap tanpa gol. Momen itu datang pada menit ke-53.
Berawal dari situasi sepak pojok, Romeny sudah berada di posisi ideal di dalam kotak penalti. Bola yang dikirim ke tengah sempat memicu kemelut, scramble tak terhindarkan di depan gawang.
Dalam situasi kacau itu, insting striker Romeny berbicara. Ia dengan cepat mencocor bola liar dan menggetarkan jala lawan.
Selebrasi Romeny terlihat penuh emosi, seolah menegaskan bahwa dirinya bukan sekadar pemain pelengkap dalam skuad Garuda. Ia adalah pembeda.
Sepanjang 65 menit berada di lapangan sebelum akhirnya digantikan oleh Eliano Reijnders, kontribusi Romeny begitu dominan.
Dua assist dan satu gol membuatnya layak menyandang rating tertinggi dalam pertandingan ini. Lebih dari sekadar statistik, yang membuat Romeny menonjol adalah pergerakan tanpa bola, keberanian duel, serta kemampuannya membaca ruang.
Baca Juga:Drama Pecah Kaca Mobil, Niat Ngibul Biar Aman, Ending-nya Malah Diamankan PolisiWacana Tol Kuningan, Jalan Baru, Harapan Baru! Menembus Wilayah Barat , Menyambung Dua Dunia
Ia bukan tipe striker statis ia hidup dalam ritme permainan cepat, menekan, dan menyerang. Performa ini sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu aset baru paling menjanjikan di lini depan Indonesia.
Lahir di Nijmegen pada 20 Juni 2000, Romeny membawa pengalaman sepak bola Eropa ke dalam tubuh Timnas. Sebelum berlabuh di Inggris, ia sempat berkembang di kompetisi Belanda bersama NEC Nijmegen dan FC Utrecht.
Kini, bersama Oxford United, ia ditempa dalam atmosfer sepak bola Inggris yang keras dan cepat sesuatu yang mulai terlihat dampaknya di Timnas.
Kehadiran Romeny memberi warna baru. Ia bisa menjadi ujung tombak, bisa melebar, bahkan turun membantu build-up. Fleksibilitas inilah yang membuatnya berharga.
