RADARCIREBON.TV – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memasang target ambisius jelang laga lanjutan FIFA Series 2026. Ia ingin membawa skuad Garuda mencetak sejarah dengan menumbangkan tim asal Eropa saat bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Kesempatan itu datang saat Indonesia dijadwalkan menghadapi Bulgaria pada Senin (30/3) pukul 20.00 WIB. Laga ini menjadi ujian sesungguhnya bagi Herdman setelah sebelumnya sukses mengawali debut dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis, Jumat (27/3).
Di sisi lain, Bulgaria juga tampil impresif dengan kemenangan telak 10-2 atas Kepulauan Solomon. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tim asal Eropa itu bukan lawan yang bisa dianggap remeh.
Baca Juga:Akhirnya Terjadi! Legenda Saint Kitts and Nevis Ini Ungkap Penyesalan Jelang Lawan Timnas IndonesiaGBK Membludak! Suporter Timnas Rela Tempuh Jarak Jauh Demi Laga Ini!
Sejak awal, Herdman memang sudah menegaskan ambisinya untuk menciptakan sejarah baru bersama Timnas Indonesia. Ia secara terbuka menyatakan bahwa salah satu misi utamanya adalah menaklukkan tim Eropa di kandang sendiri—sebuah pencapaian yang sudah sangat lama tidak diraih oleh Garuda.
Menurutnya, tantangan tersebut memang tidak mudah, tetapi justru menjadi motivasi besar bagi timnya untuk berkembang. Ia menekankan pentingnya fokus secara bertahap, dimulai dari kemenangan atas Saint Kitts and Nevis sebelum mengalihkan perhatian penuh ke Bulgaria.
Jika menilik catatan sejarah, Timnas Indonesia memang sudah cukup sering menghadapi tim-tim Eropa di kandang. Namun, sebagian besar pertemuan tersebut terjadi pada era lama, jauh sebelum sepak bola modern berkembang seperti sekarang.
Kemenangan terakhir Indonesia atas tim Eropa terjadi pada Desember 1956, ketika Garuda sukses menaklukkan Yugoslavia dengan skor 5-1. Sejak saat itu, kemenangan serupa belum kembali terulang, menjadikan laga melawan Bulgaria sebagai peluang langka untuk memutus penantian panjang tersebut.
Meski begitu, Herdman menyadari bahwa Bulgaria memiliki kualitas yang patut diwaspadai. Saat ini, mereka berada di jajaran 100 besar ranking FIFA, tepatnya di posisi ke-87. Selain itu, komposisi skuad mereka didominasi pemain dengan usia rata-rata 25 tahun, yang dikenal sebagai masa puncak performa dalam karier sepak bola.
Menghadapi lawan dengan karakter seperti itu, Herdman menilai Timnas Indonesia harus tampil dengan pendekatan yang berbeda. Ia menyoroti bahwa perbedaan gaya permainan antara Saint Kitts and Nevis dan Bulgaria sangat signifikan, sehingga strategi yang diterapkan tidak bisa disamakan.
