RADARCIREBON.TV- Perkembangan mobil listrik di Indonesia semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu nama yang mulai mencuri perhatian adalah BYD, produsen kendaraan listrik asal Tiongkok yang dikenal dengan inovasi baterai dan efisiensinya. Di antara lini produknya, BYD Atto 1 Dynamic menjadi salah satu model yang menarik untuk dibahas, terutama dari segi jarak tempuh, faktor yang sering menjadi pertimbangan utama calon pengguna mobil listrik.
Jarak Tempuh Jadi Sorotan Utama
Bagi banyak orang yang baru beralih ke mobil listrik, pertanyaan pertama biasanya adalah: “Sekali cas bisa jalan sejauh apa?” Hal ini sangat wajar, mengingat belum meratanya infrastruktur charging station di berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga:Gak Ribet Lagi! Ini Syarat dan Cara Ajukan Pinjaman di BCA Terbaru, Bisa Cair Lebih CepatAnti Boncos! Ini 5 Rekomendasi Kredit Handphone Paling Aman, Bunga Ringan dan Cicilan Bersahabat
BYD Atto 1 Dynamic hadir dengan klaim jarak tempuh yang cukup kompetitif di kelasnya. Berdasarkan standar pengujian internasional seperti NEDC (New European Driving Cycle), mobil ini mampu menempuh jarak sekitar 300–350 kilometer dalam sekali pengisian penuh, tergantung kondisi penggunaan dan gaya berkendara.
Angka ini menempatkan Atto 1 Dynamic sebagai pilihan yang cukup ideal untuk penggunaan harian di perkotaan maupun perjalanan jarak menengah, seperti antar kota dalam satu provinsi.
Faktor yang Mempengaruhi Jarak Tempuh
Meski angka resmi terlihat menjanjikan, penting untuk dipahami bahwa jarak tempuh mobil listrik tidak selalu sama dalam kondisi nyata. Ada beberapa faktor yang memengaruhi performa baterai, antara lain:
1. Gaya Berkendara
Akselerasi agresif dan kecepatan tinggi dapat menguras baterai lebih cepat. Sebaliknya, berkendara secara halus dan stabil akan membantu menghemat energi.
2. Kondisi Jalan
Jalan menanjak atau macet dapat meningkatkan konsumsi daya. Di kota besar seperti Jakarta atau Bandung, kondisi lalu lintas bisa berpengaruh signifikan.
3. Penggunaan Fitur Tambahan
AC, sistem hiburan, dan fitur elektronik lainnya juga mengambil daya dari baterai. Semakin banyak fitur aktif, semakin besar konsumsi energi.
4. Cuaca dan Suhu
Suhu ekstrem, baik terlalu panas maupun dingin, dapat memengaruhi efisiensi baterai.
Baca Juga:Desain Unik Motor Listrik Selis Bikin Pengendara Tetap Aman dari Hujan dan PanasDiskon Menggila di Tanggal Kembar! Promo 4.4 Indomaret Diserbu Pembeli, Kebutuhan Pokok Laris Manis
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, jarak tempuh riil biasanya sedikit lebih rendah dari klaim resmi, yakni berkisar di angka 250–300 km untuk penggunaan sehari-hari.
