Festival Lampu Lumi Land Gua Sunyaragi Jadi Magnet Wisata di Cirebon yang Wajib Dikunjungi

Festival Lampu Lumi Land Gua Sunyaragi Jadi Magnet Wisata di Cirebon yang Wajib Dikunjungi
Lumi land Gua Sunyaragi, Kota Cirebon. Source: ig @tic.kotacirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Kota Cirebon kembali menghadirkan inovasi di sektor pariwisata melalui gelaran Festival Lampu Lumi Land di kawasan Gua Sunyaragi. Event ini resmi dibuka untuk umum sejak 27 Maret hingga 3 Mei 2026 dan langsung mencuri perhatian sebagai destinasi wisata malam yang unik dan berbeda.

Festival ini menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung dalam menikmati keindahan situs bersejarah di malam hari. Gua Sunyaragi yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata budaya kini disulap menjadi lautan cahaya dengan jutaan lampu berwarna-warni yang dipasang di berbagai sudut area. Perpaduan antara arsitektur klasik dengan instalasi cahaya modern menciptakan suasana visual yang memukau sekaligus menghadirkan nuansa magis yang sulit ditemukan di tempat lain.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengungkapkan kekagumannya terhadap konsep yang dihadirkan dalam festival ini. Ia menilai Lumi Land mampu memberikan warna baru bagi pariwisata kota, sekaligus menjadi magnet untuk menarik lebih banyak wisatawan. Kehadiran festival ini juga diharapkan mampu menghidupkan kembali daya tarik Gua Sunyaragi sebagai salah satu ikon wisata unggulan di Cirebon.

Baca Juga:Rincian Harga Emas Perhiasan 5 April 2026, Kadar Rendah hingga Tinggi Berubah7 Rekomendasi Drama Korea Terbaru Tayang April 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Ada Reuni IU & BWS

Tak hanya menyuguhkan keindahan lampu, Festival Lumi Land juga menghadirkan pertunjukan seni tradisional yang melibatkan sanggar-sanggar lokal. Pengunjung dapat menikmati berbagai penampilan seperti tari daerah hingga alunan musik gamelan yang digelar secara rutin, khususnya pada akhir pekan. Hal ini menjadi upaya untuk tetap menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas.

Pemilihan Gua Sunyaragi sebagai lokasi festival bukan tanpa alasan. Selain memiliki nilai historis yang tinggi, lokasi ini juga dinilai unik karena berada di tengah kota. Faktor tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang memperkuat konsep wisata berbasis pengalaman, terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana berbeda di malam hari.

Dari sisi operasional, festival ini dibuka setiap hari dengan jam kunjungan malam mulai pukul 17.00 hingga 23.00 WIB. Harga tiket yang ditawarkan juga relatif terjangkau, yakni sekitar Rp35.000 untuk dewasa dan Rp25.000 untuk anak-anak. Menariknya, terdapat program khusus berupa tiket gratis bagi siswa sekolah dasar di Kota Cirebon, sebagai bentuk dukungan terhadap edukasi wisata sejak dini.

0 Komentar