RADARCIREBON.TV – Barcelona terancam mengalami kerugian besar setelah winger andalannya, Raphinha, mengalami cedera saat membela Timnas Brasil. Ironisnya, kompensasi yang berpotensi diterima klub dari FIFA dinilai sangat kecil dibanding potensi pemasukan yang bisa hilang.
Raphinha mengalami cedera hamstring ketika Brasil kalah 1-2 dari Timnas Prancis dalam laga persahabatan pada 26 Maret lalu. Cedera tersebut membuat pemain berusia 27 tahun itu diperkirakan harus menepi selama kurang lebih lima pekan.
Absennya Raphinha jelas menjadi pukulan bagi Barcelona, terutama karena momen cedera ini terjadi di fase krusial musim. Blaugrana tengah bersaing di Liga Champions UEFA, di mana mereka dijadwalkan menghadapi Atletico Madrid pada babak perempat final tanggal 8 dan 14 April.
Baca Juga:Presiden Atletico Madrid Mengungkap Posisi Transfer Julian Alvarez di tengah Minat Arsenal dan BarcelonaBarcelona Tawarkan Kontrak Baru dengan Gaji Dipotong 50%, Lewandowski Diminta Pergi?
Dua laga tersebut sangat penting, bukan hanya untuk menjaga peluang meraih trofi, tetapi juga berkaitan langsung dengan kondisi finansial klub. Barcelona disebut bisa mendapatkan tambahan pemasukan hingga 15 juta Euro apabila berhasil lolos ke babak semifinal Liga Champions.
Namun, jika Barcelona gagal melaju dan absennya Raphinha menjadi salah satu faktor penyebab, maka kerugian yang dialami akan terasa sangat besar. Hal ini diperparah dengan jumlah kompensasi dari FIFA yang terbilang kecil.
Melalui skema perlindungan klub yang dimiliki FIFA, klub memang berhak mendapatkan ganti rugi jika pemain mengalami cedera saat membela tim nasional. Namun, jumlahnya memiliki batasan tertentu dan tidak sebanding dengan potensi pemasukan klub besar seperti Barcelona.
Dalam aturan tersebut, kompensasi maksimal yang bisa diterima klub adalah sebesar 7,5 juta Euro, itu pun hanya berlaku jika pemain absen hingga satu tahun penuh. Untuk cedera dengan durasi lebih singkat, perhitungannya berbeda.
Klub tidak akan menerima kompensasi apabila pemain absen kurang dari 28 hari. Jika lebih dari itu, maka ganti rugi yang diberikan maksimal sebesar 20.548 Euro per hari, dihitung mulai hari ke-29 masa cedera.
Dengan asumsi Raphinha absen selama lima pekan atau sekitar 35 hari, maka Barcelona hanya berhak menerima kompensasi selama tujuh hari saja. Total yang didapatkan sekitar 143.836 Euro, jumlah yang bahkan tidak mencapai satu persen dari potensi pendapatan 15 juta Euro jika lolos ke semifinal Liga Champions.
