RADARCIREBON.TV- Insiden KA Bangunkarta anjlok terjadi di Emplasemen Bumiayu, Jawa Tengah, pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB.
Kereta api dengan relasi Jombang-Pasarsenen tersebut mengalami gangguan yang menyebabkan jalur hulu maupun hilir tidak dapat dilalui.
Kabar mengenai kecelakaan kereta api ini pertama kali mencuat melalui unggahan media sosial X, salah satunya oleh akun @oyste*****.
Baca Juga:Pendidikan Karakter Disiplin: Kunci Membentuk Generasi Tanggung Jawab dan BerintegritasBMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Mulai Lebih Awal di Sejumlah Wilayah Indonesia
Dampak dari insiden ini pun meluas hingga ke wilayah Jawa Timur, khususnya terkait jadwal kereta api di Surabaya yang mengalami perubahan pola operasi.
Rekayasa Operasi dan Dampak di Daop 8 Surabaya
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah menyiapkan rekayasa pola operasi bagi kereta yang melintas di jalur tersebut.
Hal ini dipastikan akan memicu keterlambatan akibat waktu tempuh yang bertambah.
“Dikarenakan KAI akan melakukan rekayasa pola operasi untuk KA yang melintas pada jalur tersebut, tentunya hal tersebut akan berpengaruh pada waktu perjalanan yang bertambah,” ujar Mahendro
Berdasarkan data dari Daop 8 Surabaya, terdapat lima perjalanan kereta api menuju arah Surabaya dan Malang yang terdampak signifikan karena harus menggunakan pola jalur memutar.
Berikut adalah daftar KA terdampak anjloknya KA Bangunkarta:KA Gaya Baru Malam Selatan (Pasarsenen – Surabaya Gubeng)
- KA Tambahan (Gambir – Surabaya Gubeng)
- KA Bima (Gambir – Surabaya Gubeng)
- KA Gajayana (Gambir – Malang)
- KA Jayakarta (Pasarsenen – Surabaya Gubeng)
Evakuasi Penumpang: KAI Siapkan 10 Bus
Baca Juga:Perbandingan Wujud Imu One Piece dan Gorosei: Siapa yang Paling Mengerikan?5 Tim Calon Terkuat Juara Piala Dunia, Salah Satu Timnas Prancis dan Timnas Spanyol
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI menyiapkan armada bus untuk mengevakuasi penumpang KA Bangunkarta yang tertahan.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyatakan bahwa tim Tanggap Darurat telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan jalur dan evakuasi sarana.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini. Sebagai bentuk komitmen pelayanan, KAI Daop 5 Purwokerto menyiapkan 10 bus untuk evakuasi penumpang,” tutur As’adHingga saat ini, fokus utama petugas adalah melakukan evakuasi rangkaian kereta agar jalur bisa kembali dilalui.
