RADARCIREBON.TV – Performa luar biasa yang ditunjukkan oleh Teja Paku Alam bersama Persib Bandung di musim 2025/2026 semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di kompetisi domestik. Bahkan, ia kini berada di ambang pencapaian bersejarah yang bisa menempatkannya sebagai kiper terbaik sepanjang sejarah Liga Indonesia.
Penampilan impresif Teja kembali terlihat saat Persib meraih kemenangan penting atas Semen Padang. Dalam pertandingan tersebut, ia sukses menjaga gawangnya tetap bersih sekaligus menambah koleksi clean sheet yang sudah ia kumpulkan sepanjang musim ini.
Catatan statistik menunjukkan bahwa Teja telah mencatatkan 16 kali nirbobol dari total 24 pertandingan. Angka tersebut bukan hanya sekadar impresif, tetapi juga menjadi rekor baru dalam satu musim kompetisi. Ia berhasil melampaui pencapaian sebelumnya yang pernah ditorehkan oleh Andritany Ardhiyasa pada musim 2022/2023.
Baca Juga:John Herdman Hubungi Calon Striker Timnas Indonesia Luke Vickery, Tinggal Nunggu Keputusan PSSIFestival Lampu Lumi Land Gua Sunyaragi Jadi Magnet Wisata di Cirebon yang Wajib Dikunjungi
Keberhasilan ini tidak lepas dari konsistensi tinggi yang ditunjukkan Teja sepanjang musim. Ia tampil tenang di bawah mistar, memiliki refleks yang tajam, serta mampu membaca arah permainan lawan dengan sangat baik. Performa tersebut menjadikannya sebagai pilar utama di lini pertahanan Persib.
Di sisi lain, solidnya lini belakang Persib juga berperan besar dalam membantu Teja mencatatkan rekor tersebut. Kerja sama yang kuat antar pemain bertahan membuat tim asal Bandung ini menjadi salah satu yang paling sulit ditembus sepanjang musim.
Tidak hanya soal individu, kontribusi Teja juga berdampak besar terhadap performa tim secara keseluruhan. Persib saat ini berada di puncak klasemen dan terus menjaga tren positif. Bahkan, mereka belum tersentuh kekalahan sepanjang tahun 2026 di kompetisi liga.
Di bawah arahan pelatih Bojan Hodak, Persib tampil konsisten dan menunjukkan mental juara. Kombinasi antara lini serang yang tajam dan pertahanan kokoh membuat mereka menjadi kandidat kuat peraih gelar musim ini.
Jika tren positif ini terus berlanjut hingga akhir musim, bukan hanya gelar juara yang berpotensi diraih Persib, tetapi juga pencapaian individu Teja yang semakin sulit ditandingi. Rekor clean sheet yang ia ciptakan saat ini membuka peluang besar baginya untuk dikenang sebagai kiper terbaik dalam sejarah Liga Indonesia. Setiap penyelamatan krusial, baik dalam duel satu lawan satu maupun antisipasi bola mati, menegaskan perannya sebagai dinding terakhir yang memberi rasa aman bagi lini belakang.
