Selain itu, ada juga Erling Haaland dan Julián Álvarez yang sama-sama sudah mencetak 8 gol. Keduanya dikenal sebagai striker berbahaya yang bisa meledak kapan saja.
Dari daftar berikutnya, Khvicha Kvaratskhelia mulai naik dengan koleksi 7 gol setelah membantu Paris Saint-Germain menyingkirkan Chelsea. Dia sejajar dengan Victor Osimhen yang juga sudah mengemas 7 gol bersama Galatasaray.
Beberapa nama lain seperti Gabriel Martinelli, Fermín López, Harvey Barnes, Jens Petter Hauge, dan Vitinha juga masih punya peluang, meski harus kerja ekstra keras untuk mengejar ketertinggalan.
Baca Juga:IHSG Melemah Hari Ini, Terseret Saham BREN dan DSSA, Investor Mulai Waspada!PNM Bakal Disulap Jadi Bank UMKM, Dana KUR Rp40 Triliun Tak Lagi Lewat Bank! Ini Kata Purbaya
Kalau melihat situasi sekarang, persaingan top skor Liga Champions musim ini benar-benar belum bisa ditebak. Selisih gol yang nggak terlalu jauh bikin semuanya masih mungkin terjadi. Satu pertandingan saja bisa langsung mengubah posisi di klasemen pencetak gol.
Jadi, selain nunggu siapa yang bakal angkat trofi Liga Champions, perebutan gelar top skor ini juga nggak kalah menarik untuk diikuti. Apalagi dengan adanya duel langsung antara Mbappé dan Kane, yang bisa jadi penentu siapa yang bakal keluar sebagai raja gol musim ini.
