Sebelum ada kesepakatan ini, kondisi memang sempat tegang banget. Ada ancaman serangan besar dan gangguan terhadap kapal-kapal komersial, yang bikin distribusi minyak terganggu. Situasi itu bahkan disebut-sebut sebagai salah satu gangguan pasokan terbesar dalam sejarah.
Sekarang, arah harga minyak ke depan masih penuh tanda tanya. Kalau jalur di Selat Hormuz benar-benar aman dan berjalan normal, harga minyak bisa saja terus tertekan.
Tapi kalau kesepakatan ini goyah atau situasi kembali memanas, bukan nggak mungkin harga bakal naik lagi dengan cepat.
Baca Juga:Harga Air Minum Kemasan Plastik Mulai Naik! UMKM Terancam Gara-Gara Plastik LangkaTimnas Indonesia Siap Tampil di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Lawan Sudah Didapat!
Intinya, pasar minyak saat ini lagi sensitif banget. Sedikit kabar saja dari geopolitik bisa langsung bikin harga naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Jadi, buat yang memantau atau berkepentingan dengan harga minyak, wajib banget tetap update perkembangan terbaru.
