PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, masih melakukan normalisasi pelayanan. Terutama pasca terjadinya kebocoran pipa di wilayah Plangon.
Beberapa bulan lalu, PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, sempat mengalami gangguan pelayanan air bersih, karena pipa utama, di wilayah Plangon Sumber, mengalami kebocoran. Namun, berangsur normal, dan saat ini, pelayanan pelanggan menjadi prioritas.
Saat ini, PDAM masih terus melakukan normalisasi, pasalnya, dampak dari kebocoran pipa utama, kini ada pengaruh pada pipa pembagi yang menyalurkan air ke wilayah kota. Sehingga setiap hari, ada petugas teknis yang mengontrol pipa pipa PDAM yang memiliki risiko mengalami kebocoran.
Baca Juga:Alasan DLH Lamban Angkut Sampah – VideoCapaian 72 Persen, Inspektorat Kab. Cirebon Masih Hadapi Kendala – Video
Sementara gangguan lokal yang dialami di rumah pelanggan, dianggap masih bisa diatasi. Seperti beberapa wilayah permukiman yang dirumahnya harus menggunakan alat pompa tambahan, namun distribusi atau pelayanan air bersih masih cenderung aman.
Sementara proses normalisasi hingga tuntas, PDAM Tirta Giri Nata, memerlukan waktu sekitar enam bulan pasca kebocoran pipa di Plangon. Di iringi dengan pemeliharaan pipa pipa saluran ke pelanggan, untuk mengurangi tingkat kebocoran.