RADARCIREBON.TV – Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan tajam setelah adanya kabar gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kesepakatan penghentian sementara konflik selama dua minggu yang berdampak langsung pada stabilitas pasar energi global.
Penurunan signifikan terjadi pada minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI). Dalam perdagangan terbaru, harga WTI untuk pengiriman Mei turun hingga 18,10 dolar AS atau sekitar 16,02 persen, menjadi 94,85 dolar AS per barel. Bahkan sebelumnya, harga sempat menyentuh level 91,05 dolar AS per barel, yang merupakan titik terendah sejak akhir Maret lalu.
Kesepakatan gencatan senjata ini bertujuan untuk membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz yang sebelumnya terdampak konflik. Selat Hormuz merupakan salah satu jalur distribusi minyak paling vital di dunia, dengan sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati kawasan tersebut.
Baca Juga:Harga Plastik Naik Imbas Perang, Zulhas: Beras Tak Akan NaikSituasi Mencekam di Selat Hormuz! Kapal Pertamina Dapat Lampu Hijau dari Iran, Ini Kabar Terbarunya
Pengumuman ini disampaikan tidak lama sebelum tenggat waktu yang diberikan oleh Trump kepada Iran untuk membuka kembali jalur tersebut. Sebelumnya, ketegangan sempat meningkat setelah peringatan keras dari pihak Amerika Serikat terkait potensi eskalasi konflik.
Dari pihak Iran, sinyal positif juga ditunjukkan dengan pernyataan kesediaan untuk menghentikan serangan selama tidak ada aksi militer lanjutan dari pihak lawan. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menyebut bahwa jalur pelayaran di Selat Hormuz dapat kembali beroperasi secara aman dalam periode dua minggu ke depan melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata.
Sebelumnya, konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sempat memicu lonjakan harga minyak yang sangat tinggi. Pada Maret lalu, harga minyak bahkan mengalami kenaikan bulanan terbesar dalam sejarah, dengan lonjakan lebih dari 50 persen akibat kekhawatiran gangguan pasokan global.
Kini, dengan adanya gencatan senjata sementara, tekanan terhadap harga minyak mulai mereda. Pasar merespons positif langkah tersebut karena dinilai dapat mengurangi risiko gangguan distribusi energi dunia dalam jangka pendek.
Selain itu, Trump juga mengungkapkan bahwa pihak Amerika Serikat telah menerima proposal dari Iran yang berisi sepuluh poin penting sebagai dasar negosiasi. Ia menyebut bahwa kedua pihak saat ini berada pada posisi yang cukup dekat untuk mencapai kesepakatan damai yang lebih permanen.
