RADARCIREBON.TV – Perkembangan teknologi digital telah mendorong sektor perbankan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang lebih efisien, aman, dan relevan dengan kebutuhan nasabah. Sejalan dengan tren tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengumumkan kebijakan strategis berupa penghentian layanan BNI Internet Banking secara menyeluruh yang efektif berlaku mulai 4 Mei 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital perusahaan guna meningkatkan kualitas layanan perbankan berbasis teknologi.
Layanan BNI Internet Banking yang sebelumnya dapat diakses melalui situs resmi akan dialihkan ke platform digital yang lebih mutakhir. Untuk nasabah ritel, BNI menyediakan aplikasi wondr by BNI, sedangkan bagi nasabah korporasi, tersedia layanan BNIdirect Bisnis. Kedua platform ini dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih terintegrasi, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing segmen pengguna.
Menurut Corporate Secretary BNI, Okki Rusharmoto, proses penghentian layanan Internet Banking dilakukan secara bertahap sejak 21 April 2026. Pada tahap awal, BNI melakukan pembatasan akses terhadap sebagian pengguna sebagai bentuk sosialisasi dan penyesuaian sistem. Selanjutnya, layanan tersebut akan dihentikan sepenuhnya pada tanggal yang telah ditentukan. Pendekatan bertahap ini diharapkan dapat meminimalkan gangguan terhadap aktivitas transaksi nasabah sekaligus memberikan waktu yang cukup untuk proses adaptasi.
Baca Juga:Kesalahan Individu Warnai Kekalahan Real Madrid dari Bayern Munich pada Leg Pertama Perempatfinal Liga ChampInovasi Keuangan di BNI: Kredit Tanpa Agunan Kini Bisa Cair hingga Rp 500 Juta, Begini Cara & Resikonya
Dalam menghadapi perubahan ini, BNI mengimbau seluruh nasabah untuk segera melakukan migrasi ke platform baru. Nasabah ritel diarahkan untuk mengunduh dan mengaktifkan aplikasi wondr by BNI melalui Play Store maupun App Store. Aplikasi ini menawarkan berbagai fitur unggulan, seperti kemudahan akses, peningkatan keamanan, serta antarmuka pengguna yang lebih intuitif. Sementara itu, nasabah korporasi yang menggunakan rekening giro sebagai sumber dana transaksi dapat beralih ke BNIdirect Bisnis, yang dirancang untuk mendukung kebutuhan transaksi bisnis secara lebih komprehensif dan efisien.
Selama masa transisi, BNI memastikan ketersediaan dukungan penuh melalui berbagai kanal layanan. Nasabah dapat memperoleh bantuan melalui call center, kantor cabang, maupun kanal informasi resmi yang disediakan oleh bank. Langkah ini menunjukkan komitmen BNI dalam menjaga kualitas layanan serta memastikan bahwa proses migrasi berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas keuangan nasabah.
