RADARCIREBON.TV – Jelang laga panas kontra Persebaya Surabaya, pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza akhirnya angkat bicara soal sorotan tajam yang mengarah kepada Cyrus Margono.
Kiper muda tersebut menjadi perhatian usai menjalani debut bersama Persija pada pekan ke-26 saat menghadapi Bhayangkara FC. Dalam pertandingan itu, Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-3, setelah kebobolan tiga gol.
Hasil tersebut membuat sebagian suporter mulai mempertanyakan keputusan Souza yang langsung menurunkan Cyrus dalam laga dengan tekanan tinggi.
Baca Juga:Siaran Langsung Pertandingan Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya Liga Super 2026 Live di IndosiarPersija Kehilangan 2 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia dan Bek Brasil Jelang Lawan Persebaya Surabaya
Namun Mauricio Souza meminta publik, khususnya The Jakmania, untuk tidak terburu-buru memberikan penilaian hanya dari satu pertandingan.
“Ia tidak bisa dinilai hanya dari satu laga,” tegas Souza dalam keterangannya jelang pertandingan Sabtu (11/4).
Menurutnya, Cyrus Margono masih berada dalam tahap adaptasi sejak bergabung pada pertengahan musim. Pelatih asal Brasil itu menilai sang kiper tetap memiliki potensi besar untuk berkembang bersama Persija.
Souza juga menegaskan bahwa proses seorang pemain tidak bisa diukur secara instan, terutama dalam laga debut yang penuh tekanan.
Namun yang menjadi sorotan utama, Persija dipastikan melakukan perubahan penting di bawah mistar gawang.
Untuk laga menghadapi Persebaya di Stadion Gelora Bung Karno, Souza memastikan Carlos Eduardo kembali dipercaya sebagai penjaga gawang utama.
Keputusan ini disebut bukan semata-mata karena performa Cyrus, melainkan bagian dari strategi tim secara keseluruhan.
Baca Juga:7 Kota Terindah di Dunia yang Wajib Masuk Bucket List, dari Sydney hingga New YorkLink Live Streaming PSIM Yogyakarta vs PSM Makassar, Duel Panas BRI Super League Sore Ini
“Kami akan selalu memilih pemain terbaik sesuai kebutuhan tim. Cyrus tetap mendapat kepercayaan, namun untuk pertandingan besok Eduardo yang akan bermain sebagai kiper utama,” ujar Souza.
Selain faktor teknis, keputusan ini juga berkaitan dengan komposisi pemain asing yang akan dimainkan.
Jika Persija memilih memainkan enam pemain asing, maka Carlos Eduardo menjadi pilihan utama di posisi penjaga gawang. Sementara jika komposisi berubah menjadi tujuh pemain asing, opsi lain masih terbuka.
Kembalinya Eduardo tentu diharapkan bisa memberi rasa aman di lini belakang Persija yang sedang berada dalam tekanan setelah gagal menang dalam tiga laga terakhir.
Laga melawan Persebaya sendiri menjadi duel yang sangat penting bagi Macan Kemayoran untuk menjaga peluang di papan atas klasemen.
