1. Sistem Penggerak Mid-Drive dan Tenaga Puncak
Alih-alih menggunakan motor hub yang tertanam langsung pada roda belakang, motor ini mengandalkan konfigurasi mid-drive atau motor tengah. Dinamo bertipe Brushless DC (BLDC) ditempatkan di tengah sasis, dan tenaga disalurkan ke roda belakang melalui perpaduan rantai serta gir mekanis konvensional (Smart Gear Box). Mekanisme ini memberikan distribusi bobot yang jauh lebih terpusat di tengah kendaraan dan kemampuan transfer torsi yang instan.
Secara teknis, dinamo ini memiliki daya standar (rated power) sebesar 3.800 Watt dengan lonjakan tenaga puncak menyentuh angka 7.000 Watt. Konversi kasar dari angka tersebut setara dengan output tenaga sekitar 9,4 horsepower. Kecepatan maksimalnya memang sengaja dibatasi oleh modul kontrol pada angka 80 km/jam. Pembatasan ini bertujuan untuk mengutamakan kekuatan tarikan putaran bawah yang esensial saat melahap tanjakan curam yang berlumpur.
2. Dimensi Tangguh dan Sektor Kaki-Kaki
Ketangguhan off-road sangat bergantung pada postur geometri kendaraan. Motor listrik ini hadir dengan ground clearance atau jarak terendah ke tanah mencapai 320 mm. Angka ini tergolong ekstrem dan luar biasa tinggi, bahkan melampaui standar motor trail bensin konvensional di kelas 150cc yang rata-rata hanya berada di kisaran 277 mm hingga 290 mm.
Baca Juga:Spesifikasi MGS5 EV: Mobil Listrik SUV Modern dengan Fitur Lengkap dan Harga KompetitifBuruan Cek! Harga Supra X 125 Bekas: Mulai dari Rp4 Jutaan Saja, Lihatlah Daftar Lengkapnya
Guna mendukung postur jangkungnya, sektor kaki-kaki dikawal oleh kombinasi pelek ring 19 inci di bagian depan dan 18 inci di bagian belakang. Keduanya dibalut dengan ban bertipe dual-purpose yang siap memberikan cengkeraman maksimal di aspal basah maupun jalur berbatu. Membawa bobot kosong seringan 110 kilogram, struktur sasis motor ini diklaim mampu menahan total beban angkut maksimal hingga 200 kilogram, sebuah angka yang cukup rasional untuk membawa beban logistik makanan berskala besar.
3. Manajemen Daya Baterai dan Pengereman
Untuk menyuplai arus listrik bertenaga besar tersebut, tersemat baterai bertipe lithium berkapasitas 72V 31Ah. Berdasarkan klaim pabrikan di atas kertas, daya tampung baterai ini cukup untuk mengantarkan motor menempuh jarak maksimal 70 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh. Keunggulan teknis yang paling ditonjolkan adalah kehadiran fitur fast charging. Pengisian daya dari kondisi 30 persen hingga 80 persen diklaim hanya memakan waktu sekitar satu jam saja.
