Sambut Hari Kartini, Langkah Tegas Wapres Gibran Perkuat Peran Perempuan di Era Modern

Sambut Hari Kartini, Langkah Tegas Wapres Gibran Perkuat Peran Perempuan di Era Modern
Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta. Source: ig @gibran_rakabuming
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Menjelang peringatan Hari Kartini, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat pemberdayaan perempuan yang berdampak luas dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi organisasi Perempuan Indonesia Maju (PIM) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada 16 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Wapres menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci utama untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan perempuan. Tidak hanya sekadar berjalan sendiri-sendiri, berbagai inisiatif yang telah ada didorong untuk saling terhubung dan terintegrasi agar menghasilkan dampak yang lebih optimal.

Komitmen ini juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan perempuan sebagai bagian penting dalam pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan. Peran strategis perempuan dinilai tidak hanya terbatas pada sektor domestik, tetapi juga menjadi motor penggerak di berbagai bidang pembangunan.

Baca Juga:Justin Bieber Cetak Rekor Streaming Tertinggi 2026 Berkat Coachella, Efek Bieberchella Picu Lonjakan GlobalUpdate Terbaru: 5 Negara Dipastikan Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026

Dalam diskusi tersebut, Wapres Gibran secara khusus menyoroti beberapa sektor prioritas yang dinilai krusial untuk memperkuat pemberdayaan perempuan. Di antaranya adalah sektor pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Ketiga sektor ini dianggap memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan sekaligus memperluas peran mereka di ruang publik.

Pihak PIM menyambut baik dukungan yang diberikan oleh pemerintah. Organisasi ini menilai arahan dari Wapres menjadi dorongan penting untuk memperkuat konsolidasi gerakan perempuan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Program-program yang dijalankan PIM sendiri mencakup berbagai bidang strategis, seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial budaya, pariwisata, hingga lingkungan hidup.

Lebih lanjut, PIM juga memaparkan rencana penyelenggaraan Forum Nasional Perempuan bertema “Peran Perempuan Menjaga Ketahanan Bangsa” yang akan digelar pada 6–7 Mei 2026 di Jakarta. Kegiatan ini akan dirangkaikan dengan rapat kerja nasional dan diharapkan dapat melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat.

Tidak hanya bersifat seremoni, rangkaian kegiatan yang disiapkan dalam momentum Hari Kartini juga diarahkan untuk mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan. Beberapa agenda bahkan dirancang untuk memperluas ruang kontribusi perempuan di masyarakat serta memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan di berbagai sektor.

0 Komentar