RADARCIREBON.TV – Hasil tak terduga terjadi dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Persija Jakarta gagal meraih kemenangan saat menghadapi PSIM Yogyakarta dan harus puas dengan hasil imbang 1-1. Hasil ini langsung jadi sorotan karena berdampak besar pada persaingan papan atas.
Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, laga berlangsung ketat sejak awal. PSIM tampil mengejutkan dengan langsung mencetak gol cepat di menit ke-4 melalui Ezequiel Vidal. Gol ini membuat Persija tersentak dan dipaksa keluar dari ritme permainan mereka.
Macan Kemayoran mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-19 setelah Persija mendapatkan hadiah penalti. Allano sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan membuat skor kembali imbang.
Namun yang terjadi setelah itu justru di luar dugaan…
Baca Juga:Prediksi PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta Pekan ke-29 BRI Super League: Macan Kemayoran Lebih DiunggulkanPersaingan Sengit Papan Atas BRI Super League 2025/2026, Konsistensi Jadi Penentu
Persija sebenarnya memiliki peluang emas untuk membalikkan keadaan. Mereka kembali mendapatkan penalti di penghujung babak pertama. Sayangnya, kesempatan tersebut gagal dimaksimalkan setelah eksekusi Maxwell mampu digagalkan oleh kiper PSIM, Cahya Supriadi, yang tampil gemilang.
Memasuki babak kedua, Persija terus menekan demi mencari gol kemenangan. Sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya gedor. Namun solidnya lini pertahanan PSIM, ditambah performa impresif sang kiper, membuat semua peluang Persija mentah begitu saja.
PSIM sendiri bukan tanpa peluang. Mereka sesekali mengancam lewat serangan balik cepat yang cukup merepotkan lini belakang Persija.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan. Kedua tim harus puas berbagi satu poin dalam laga yang berlangsung penuh tensi ini.
Hasil ini membuat Persija tetap berada di posisi ketiga klasemen dengan 59 poin. Namun situasinya semakin sulit karena mereka kini tertinggal dari pesaing utama seperti Persib Bandung dan Borneo FC yang masih berpeluang menambah poin.
Sementara itu, PSIM berhasil mengamankan posisi di papan tengah dan menunjukkan bahwa mereka bukan lawan yang mudah ditaklukkan.
Hasil imbang ini bisa menjadi kerugian besar bagi Persija dalam perburuan gelar. Di fase akhir musim, kehilangan poin sekecil apa pun bisa berdampak besar.
