Di samping itu, Witan justru mengalami tantangan berbeda usai bergabung dengan Persija Jakarta. Persaingan ketat di lini depan Macan Kemayoran membuatnya sulit memperoleh posisi sebagai starter.
Minimnya menit bermain tentu menjadi evaluasi tersendiri bagi Witan untuk kembali menemukan ritme permainan terbaiknya.
Sedangkan, Dony Tri Pamungkas menunjukkan perkembangan yang cukup stabil bersama Persija Jakarta.
Baca Juga:Persib Bandung Menuju Juara, Marc Klok Tekankan Kualitas di Atas KeberuntunganDiterpa Isu Tak Harmonis di Real Madrid, Alvaro Arbeloa Klarifikasi Hubungannya dengan Daniel Carvajal
Sejak bergabung pada 2021, ia sudah membukukan 84 pertandingan kompetitif bersama tim ibu kota.
Catatan itu menunjukkan tingkat kepercayaan pelatih serta konsistensi performa yang ditampilkan pada beberapa musim terakhir.
Jumlah penampilan itu bahkan melampaui para pemain Indonesia lainnya sebelum mereka memutuskan berkarier di Eropa, seperti Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, Bagus Kahfi, sampai Marselino Ferdinan.
Bila mampu menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas permainan, bukan tidak mungkin dia akan mengikuti jejak para seniornya untuk merasakan nuansa kompetisi di Eropa di masa mendatang.
