STY dan Pelatih Kolombia Jadi Calon Kuat Pengganti Mauricio Souza di Persija

Mohamad Prapanca
Mohamad Prapanca berbicara di depan wartawan. Sumber img:@persija
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Pasca resmi berpisah dengan Mauricio Souza, bursa pelatih Persija Jakarta kian memanas. Manajemen Macan Kemayoran dikabarkan tengah serius membidik dua nama besar untuk mengisi kursi panas yang kosong. Mereka adalah pelatih legendaris asal Korea Selatan, Shin Tae-yong (STY), dan seorang pelatih misterius asal Kolombia. Langkah cepat ini bukan sekadar isu hangat di akhir musim, melainkan sinyal tegas manajemen untuk membawa Persija kembali ke jalur juara pada musim 2026/2027 yang akan datang.

Setelah memutuskan tidak memperpanjang kontrak Mauricio Souza karena gagal memenuhi target juara, jajaran direksi mulai tancap gas mencari arsitek anyar. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa komunikasi intensif dengan sejumlah kandidat telah dilakukan. Mereka tidak ingin berlama-lama larut dalam transisi, apalagi target juara musim depan menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

Alasan Pencoretan: Gagal Bawa Persija Juara

Sebelum membahas pelatih baru, penting untuk mengulas mengapa kursi ini menjadi kosong. Mauricio Souza resmi angkat kaki dari Persija Jakarta setelah kontraknya berakhir di penghujung BRI Super League 2025/2026. Manajemen memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pelatih asal Brasil tersebut dengan alasan yang tegas: target juara yang disepakati di awal musim tidak tercapai.

Baca Juga:Persib ke ACL Two, Borneo FC ke Challenge League, Persija dan Persebaya ke Piala ASEAN?Tahan Imbang Persijap, Persib Jadi Tim Pertama Hatrick Juara

Meski gagal memenuhi target, statistik Mauricio Souza sebenarnya terbilang impresif. Ia berhasil membawa Persija finis di peringkat ketiga klasemen dengan raihan 71 poin. Angka tersebut bahkan menjadi rekor koleksi poin tertinggi dalam sejarah klub di era Liga 1. Di bawah asuhannya, Persija juga dikenal sebagai tim yang konsisten mendominasi jalannya pertandingan dan bermain agresif. Namun, karena ekspektasi manajemen adalah gelar juara, performa apik itu tetap dianggap tidak cukup.

Kandidat Calon Pengganti

Memasuki babak baru, Direktur Persija Mohamad Prapanca telah buka suara. Ia mengungkapkan bahwa manajemen sudah menjalin komunikasi dengan pelatih pengganti untuk mengarungi Super League 2026/2027. “Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” ujarnya dilansir dari berbagai sumber.

Dari sekian banyak nama yang beredar, dua kandidat berikut disebut-sebut sebagai kandidat terkuat.

0 Komentar