RADARCIREBON.TV – Semifinal FA Cup 2025/2026 akan menghadirkan laga panas antara Chelsea melawan Leeds United di Stadion Wembley, Minggu (26/4/2026). Pertandingan ini bukan hanya soal perebutan tiket menuju final, tetapi juga menjadi pertaruhan besar bagi kedua tim yang datang dengan situasi berbeda.
Chelsea memasuki laga ini dalam kondisi kurang ideal. Klub asal London tersebut sedang mengalami masa sulit setelah menelan tujuh kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir. Situasi semakin rumit usai kepergian Liam Rosenior, yang membuat posisi pelatih sementara kini dipegang oleh Callum McFarlane hingga akhir musim.
Bagi The Blues, FA Cup kini menjadi peluang terakhir untuk menyelamatkan musim. Performa yang menurun di Premier League, produktivitas gol yang merosot, hingga pertahanan yang rapuh membuat tekanan semakin besar. Jika gagal melangkah ke final, musim Chelsea berpotensi dianggap sebagai salah satu yang paling mengecewakan.
Baca Juga:Inter Miami Ditahan Imbang New England 1-1 dalam Laga MLS yang KompetitifPrediksi Chelsea vs Leeds: Tuan Rumah Tertekan, Tamu Penuh Percaya Diri
Meski demikian, Chelsea masih memiliki harapan melalui kembalinya Cole Palmer dan Joao Pedro. Palmer tetap menjadi sumber kreativitas utama di lini serang, sementara Joao Pedro diharapkan mampu memberikan ketajaman yang sempat hilang dalam beberapa pertandingan terakhir.
Masalah utama Chelsea bukan hanya soal absennya pemain, melainkan penyelesaian akhir yang buruk. Mereka cukup sering menciptakan peluang, namun gagal memaksimalkannya. Bahkan, Chelsea tercatat tidak mencetak gol dalam lima pertandingan liga terakhir, sebuah catatan yang sangat mengkhawatirkan jelang laga besar di Wembley.
Di sisi lain, Leeds United datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Daniel Farke belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Mereka juga sukses melaju ke semifinal setelah menyingkirkan Derby County, Birmingham City, Norwich, hingga West Ham United melalui drama adu penalti.
Kemenangan atas West Ham menjadi suntikan moral besar bagi Leeds. Secara mental, tim ini kini percaya diri menghadapi siapa pun. Performa stabil di liga domestik, tiga clean sheet, dan posisi yang semakin aman dari ancaman degradasi membuat mereka tampil lebih lepas.
Leeds juga memiliki lini permainan yang terorganisasi dengan baik. Ethan Ampadu menjadi penggerak utama di lini tengah, sementara Pascal Struijk dan Joe Rodon tampil solid di lini belakang. Dominic Calvert-Lewin siap menjadi ancaman melalui duel udara, didukung kecepatan Noah Okafor dan Brenden Aaronson dalam serangan balik.
