RADARCIREBON.TV- Pertandingan seru tersaji saat Torino FC menjamu Inter Milan dalam lanjutan Serie A. Laga yang berlangsung dengan tempo tinggi ini berakhir imbang 2-2, meski Nerazzurri sempat tertinggal dua gol lebih dulu.
Sejak awal pertandingan, Torino tampil percaya diri di hadapan pendukung sendiri. Tim asuhan Ivan Jurić langsung menekan pertahanan Inter yang tampak belum menemukan ritme permainan. Hasilnya terlihat pada menit ke-18 ketika Torino berhasil membuka keunggulan lewat serangan cepat yang diselesaikan dengan baik oleh lini depan mereka. Gol tersebut membuat stadion bergemuruh dan meningkatkan semangat para pemain tuan rumah.
Tak berhenti di situ, Torino kembali mengejutkan Inter pada menit ke-35. Memanfaatkan kelengahan lini belakang tim tamu, mereka sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Inter yang diperkuat pemain-pemain bintang seperti Lautaro Martínez dan Nicolò Barella terlihat kesulitan menembus pertahanan rapat Torino di babak pertama. Skor 2-0 pun bertahan hingga turun minum.
Baca Juga:Alwi Farhan Gagal Menambah Poin, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand di Thomas Cup 2026El Clasico Bisa Kunci Gelar! Barcelona di Atas Angin, Madrid Wajib Sempurna di Sisa Laga
Memasuki babak kedua, pelatih Inter, Simone Inzaghi, melakukan beberapa perubahan taktik yang terbukti efektif. Inter mulai bermain lebih agresif dan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, pada menit ke-55, Inter berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol yang dicetak oleh Lautaro Martínez setelah memanfaatkan umpan matang dari lini tengah.
Gol tersebut menjadi titik balik bagi Inter Milan. Mereka semakin mendominasi penguasaan bola dan terus menekan Torino. Upaya keras Nerazzurri akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Kali ini, gol penyeimbang dicetak melalui skema bola mati yang berhasil dimaksimalkan dengan baik oleh pemain belakang Inter.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim sama-sama berusaha mencetak gol kemenangan. Torino mencoba bangkit dengan mengandalkan serangan balik cepat, sementara Inter terus menekan demi membalikkan keadaan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-2.
Hasil ini tentu menjadi kerugian bagi Inter Milan yang sebelumnya diunggulkan untuk meraih tiga poin. Meski berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol, hasil imbang membuat mereka kehilangan kesempatan untuk memperkuat posisi di papan atas klasemen Serie A. Di sisi lain, Torino patut diapresiasi atas performa solid mereka, meskipun gagal mempertahankan keunggulan.
