RADARCIREBON.TV – Laga krusial akan dijalani Malut United saat menghadapi PSBS Biak dalam lanjutan Super League Indonesia pekan ke-30. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Selasa (28/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Meski harus tampil tanpa kapten andalan, Gustavo Franca, Malut United tetap menargetkan kemenangan. Bek berusia 29 tahun tersebut dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning yang didapat pada laga sebelumnya kontra Persebaya Surabaya.
Absennya sosok penting di lini belakang ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Laskar Kie Raha. Namun, kondisi tersebut juga membuka peluang bagi pemain lain untuk unjuk kemampuan. Nama Safrudin Tahar diperkirakan akan mengisi posisi yang ditinggalkan Franca, berduet dengan Nilson Junior di jantung pertahanan.
Baca Juga:Profil Rafael Leão: Winger Cepat dan Mematikan Andalan AC Milan dan Timnas PortugalManchester United Siap Gaspol di Bursa Transfer! Rafael Leao Jadi Target, Tapi Harganya Bikin Geleng Kepala
Sementara itu, sektor bek sayap kemungkinan tetap dipercayakan kepada Igor Inocencio dan Yance Sayuri. Kombinasi ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
Sepanjang musim ini, Gustavo Franca memang menjadi pilar utama Malut United. Ia hampir selalu tampil dalam starting XI dan memberikan kontribusi besar, baik dalam bertahan maupun menyerang. Dengan catatan 26 penampilan, empat gol, dan satu assist, kehadirannya menjadi faktor penting dalam stabilitas tim.
Tak hanya itu, perannya sebagai kapten juga sangat krusial dalam mengorganisasi lini belakang. Dengan postur tinggi mencapai 188 cm, Franca kerap menjadi andalan dalam duel udara, baik saat menghalau bola lawan maupun dalam situasi bola mati di area lawan.
Meski kehilangan pemain kunci, pelatih Hendri Susilo tetap menunjukkan optimisme tinggi. Ia menegaskan bahwa timnya akan tetap berjuang maksimal untuk meraih hasil positif di sisa musim.
Super League kini memasuki fase penentuan. Dengan lima laga tersisa, setiap pertandingan menjadi sangat penting dalam menentukan posisi akhir klasemen. Hendri bahkan menargetkan timnya mampu meraih kemenangan dalam empat dari lima laga tersebut.
Menurutnya, performa tim yang terus menunjukkan peningkatan menjadi modal utama menghadapi tekanan di akhir musim. Ia juga menekankan pentingnya mental dan konsistensi pemain dalam menghadapi situasi krusial seperti ini.
Pertandingan melawan PSBS Biak bukan hanya soal meraih tiga poin, tetapi juga menjadi ujian bagi kedalaman skuad Malut United. Tanpa sang kapten, tim dituntut tetap solid dan mampu menunjukkan karakter sebagai tim papan atas.
