RADARCIREBON.TV- Cerita kebangkitan Loris Karius ini bisa dibilang salah satu yang paling menarik di dunia sepak bola belakangan ini. Setelah sempat “hilang” dari sorotan, kini dia justru jadi sosok penting yang membawa Schalke 04 promosi ke Bundesliga musim depan.
Kepastian Schalke naik kasta didapat setelah mereka menang tipis 1-0 atas Fortuna Dusseldorf di Veltins Arena, Minggu (3/5/2026). Hasil itu bukan cuma memastikan kemenangan biasa, tapi juga mengunci gelar juara Bundesliga 2 musim ini.
Tim asuhan Miron Muslic tampil konsisten sepanjang musim. Mereka sukses mengumpulkan 67 poin dari 32 pertandingan, unggul cukup jauh dari pesaing terdekat. Dengan sisa dua laga, posisi Schalke sudah nggak mungkin lagi terkejar.
Baca Juga:Arne Slot Kecewa Liverpool Comeback Sia-sia Lawan MUUpdate Harga Emas Antam dan Buyback 4 Mei 2026: Turun Tipis, Ini Rincian Lengkapnya
Di balik kesuksesan itu, nama Karius jadi salah satu yang paling bersinar. Kiper berusia 32 tahun ini tampil solid sepanjang musim dengan 29 penampilan dan mencatatkan 12 clean sheet—jumlah terbanyak dibanding kiper lain di liga. Performa ini jelas jadi bukti kalau dia masih punya kualitas tinggi.
Yang bikin cerita ini makin menarik, Karius sempat mengalami masa sulit dalam kariernya. Banyak yang masih ingat momen pahitnya saat membela Liverpool di final Liga Champions 2018. Setelah itu, performanya menurun drastis dan kariernya sempat “meredup”.
Bahkan dalam beberapa tahun terakhir sebelum gabung Schalke, dia jarang banget dapat kesempatan main. Saat membela Union Berlin dan Newcastle United, total penampilannya sangat minim.
Tapi semuanya berubah sejak Schalke memberinya kesempatan di tahun 2025. Karius langsung membayar kepercayaan itu dengan performa konsisten di bawah mistar gawang.
Dia bahkan sempat bilang kalau tanpa tawaran dari Schalke, mungkin dia sudah memutuskan pensiun dari sepak bola. Itu nunjukin betapa pentingnya klub ini dalam menghidupkan kembali kariernya.
Sekarang, Karius dan Schalke siap kembali ke Bundesliga—kompetisi kasta tertinggi di Jerman. Ini bukan cuma soal promosi, tapi juga tentang pembuktian bahwa Karius masih layak bersaing di level atas.
Musim depan bakal jadi momen menarik buat lihat apakah Karius bisa terus mempertahankan performa apiknya. Yang jelas, kisah comeback-nya ini jadi bukti kalau dalam sepak bola, segalanya masih mungkin terjadi.
