Harga Emas Hari Ini Melonjak, Antam Tembus Rp2,79 Juta per Gram, Buyback Ikut Melonjak!

Foto
Ilustrasi emas. freepik
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Harga emas batangan dari PT Aneka Tambang Tbk alias Antam lagi naik lagi nih. Setelah sempat turun cukup dalam sehari sebelumnya, sekarang harga emas kembali bangkit. Buat kamu yang lagi mantau harga emas, ini jelas jadi kabar yang cukup menarik.

Per Rabu, 6 Mei 2026, harga emas Antam naik Rp30.000 per gram. Jadi sekarang harganya ada di angka Rp2.790.000 per gram. Padahal sehari sebelumnya sempat turun Rp35.000, jadi kenaikan ini bisa dibilang sebagai “balik arah” setelah sempat melemah.

Nggak cuma harga jualnya yang naik, harga buyback alias harga beli kembali dari Antam juga ikut naik, bahkan lebih tinggi. Hari ini, harga buyback naik Rp35.000 jadi Rp2.580.000 per gram.

Baca Juga:Jelang Derbi Panas, Stadion Persija vs Persib Belum Diputuskan! GBK atau JIS?Persija vs Persib 10 Mei: Laga Sarat Gengsi, Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus!

Buat yang belum tahu, buyback ini adalah harga yang kamu dapat kalau menjual emas ke Antam. Jadi, kalau kamu punya emas dan mau dicairkan sekarang, ya itulah kisaran harga yang bakal kamu terima.

Kalau ngomongin sejarahnya, harga emas Antam ini sebenarnya pernah jauh lebih tinggi. Tepatnya pada 29 Januari 2026, harga emas sempat mencetak rekor di Rp3.168.000 per gram.

Sementara harga buyback-nya waktu itu tembus Rp2.989.000 per gram. Jadi kalau dibandingkan dengan sekarang, masih ada selisih cukup jauh dari puncaknya.

Daftar harga emas Antam hari ini:

  • 0,5 gram: Rp1.445.000
  • 1 gram: Rp2.790.000
  • 2 gram: Rp5.520.000
  • 3 gram: Rp8.255.000
  • 5 gram: Rp13.725.000
  • 10 gram: Rp27.395.000
  • 25 gram: Rp68.362.000
  • 50 gram: Rp136.645.000
  • 100 gram: Rp273.212.000
  • 250 gram: Rp682.765.000
  • 500 gram: Rp1.365.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.730.600.000

Nah, kalau kita lihat dari sisi global, kenaikan harga emas ini juga nggak lepas dari kondisi dunia yang lagi nggak pasti.

Harga emas dunia sempat turun ke titik terendah dalam lebih dari sebulan, tapi langsung rebound alias naik lagi sekitar 0,8% ke level USD 4.557 per ons.

Salah satu penyebabnya adalah situasi geopolitik di Timur Tengah yang masih tegang. Walaupun ada kabar gencatan senjata, kondisinya masih rapuh. Ditambah lagi isu gangguan di jalur penting seperti Selat Hormuz bikin pasar jadi waspada.

Di kondisi kayak gini, emas biasanya jadi pilihan aman alias safe haven buat investor. Tapi di sisi lain, kalau suku bunga tinggi, daya tarik emas bisa sedikit berkurang. Jadi pergerakan harga emas ini memang dipengaruhi banyak faktor, nggak cuma satu.

0 Komentar