Sir Alex Ferguson (59,67%)
Sir Alex Ferguson berada di posisi ketiga dengan persentase kemenangan sebesar 59,67 persen. Meski kalah secara statistik, status Ferguson sebagai manajer tersukses Manchester United tetap tidak tergantikan.
Selama 26 tahun menangani Setan Merah, Ferguson sukses mempersembahkan 38 trofi dan membangun era dominasi Manchester United di Inggris maupun Eropa. Ia juga melahirkan generasi legendaris “Class of 92” yang menjadi fondasi kejayaan klub selama bertahun-tahun.
Momen paling ikonik dalam karier Ferguson tentu terjadi pada musim 1998/1999 ketika Manchester United meraih treble winners dengan menjuarai Premier League, FA Cup, dan Liga Champions dalam satu musim.
Baca Juga:Manchester United Ditahan Sunderland 0-0, Zirkzee Dihujat Kritik: Lemah dan Tak Layak Pakai Jersi Setan MerahKlasemen Liga Inggris Hari Ini: Arsenal Masih Memimpin, Manchester United Tempel Ketat Empat
Di bawah Ferguson, Manchester United dikenal dengan permainan cepat, mental juara, dan kemampuan bangkit dramatis pada menit-menit akhir pertandingan.
Jose Mourinho (58,33%)
Jose Mourinho menjadi salah satu manajer pasca-Ferguson yang cukup sukses bersama Manchester United. Pelatih asal Portugal itu mencatat persentase kemenangan sebesar 58,33 persen.
Mourinho sempat membawa Manchester United meraih Liga Europa, Piala Liga Inggris, dan Community Shield. Meski gaya bermainnya kerap mendapat kritik karena dianggap terlalu defensif, Mourinho tetap mampu memberikan trofi untuk klub.
Musim pertama Mourinho bersama United berjalan cukup menjanjikan, terutama dengan kehadiran pemain seperti Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba.
Namun hubungan internal tim perlahan memburuk hingga proyek Mourinho di Old Trafford akhirnya berakhir lebih cepat dari harapan.
Erik ten Hag (54,69%)
Erik ten Hag juga masuk dalam daftar dengan persentase kemenangan sebesar 54,69 persen. Pelatih asal Belanda itu sempat memberi harapan baru lewat pendekatan permainan modern ala Ajax Amsterdam.
Ten Hag mencoba membangun ulang identitas permainan Manchester United dengan mengandalkan penguasaan bola dan pressing tinggi. Meski sempat tampil menjanjikan, performa United masih belum stabil dalam persaingan papan atas Premier League.
Baca Juga:Prediksi Susunan Pemain Indonesia U-17 vs Jepang U-17, Kurniawan Siapkan Formasi BertahanPrediksi Indonesia U-17 vs Jepang U-17 12 Mei 2026: Garuda Muda Hadapi Ujian Terberat
Salah satu pencapaian terbaik Ten Hag adalah ketika membawa Manchester United menjuarai FA Cup usai mengalahkan Manchester City di final Wembley.
Namun tekanan besar di Old Trafford membuat perjalanannya tidak berjalan mudah hingga akhirnya harus meninggalkan kursi pelatih.
