Penyebab Kegagalan 3: Mental Lemah Saat Tertinggal
Faktor mental juga menjadi penyebab kegagalan Timnas Indonesia U-17. Saat tertinggal, para pemain terlihat panik dan kehilangan pola permainan.
Hal ini terlihat jelas saat melawan Qatar dan Jepang. Ketika kebobolan lebih dulu, permainan Indonesia menjadi kacau. Umpan-umpan tidak akurat, posisi pemain berantakan, dan lini belakang semakin mudah ditembus.
Berbeda dengan saat melawan China, Indonesia mencetak gol lebih dulu dan mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir. Mental Garuda Muda masih tergantung pada momen kebobolan atau mencetak gol lebih dulu.
Baca Juga:Hasil Pertandingan Timnas U17 Indonesia vs Jepang 1-3: Skuad Garuda Muda Gagal Lolos 8 BesarFakta Fakta Menarik Pertandingan Timnas Indonesia U-17 vs Jepang U-17 di Piala Asia U-17 2026
Penyebab Kegagalan 4: Kualitas Fisik Kalah Jauh
Dari segi fisik, pemain Indonesia masih kalah dibandingkan Jepang dan Qatar. Kecepatan, kekuatan, dan daya tahan pemain lawan terbukti lebih unggul.
Banyak momen di mana pemain Indonesia kalah sprint atau kalah duel saat merebut bola. Di menit-menit akhir pertandingan, pemain Indonesia juga terlihat lebih cepat lelah dibandingkan lawan.
Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pembinaan usia muda di Indonesia. Program latihan fisik harus ditingkatkan agar pemain Indonesia bisa bersaing di level Asia.
Penyebab Kegagalan 5: Minim Pengalaman Internasional
Sebagian besar pemain Timnas Indonesia U-17 masih minim pengalaman bertanding di level internasional. Hanya beberapa pemain abroad seperti Noha Pohan (NAC Breda) dan Matthew Baker (Melbourne City) yang memiliki jam terbang lebih.
Kurangnya pengalaman ini membuat pemain Indonesia sering melakukan kesalahan-kesalahan mendasar saat menghadapi tekanan. Terutama saat melawan Jepang yang merupakan tim raksasa Asia, mental pemain Indonesia langsung ciut.
Perbandingan dengan Jepang yang pemain-pemainnya sudah sering bermain di kompetisi internasional sangat kontras. Pengalaman Jepang dalam mengelola emosi dan tekanan pertandingan jauh lebih baik.
Penyebab Kegagalan 6: Kurang Persiapan dan Uji Coba
Salah satu kritik yang dilontarkan pengamat adalah kurangnya persiapan matang sebelum turnamen. Timnas Indonesia U-17 hanya melakukan beberapa kali uji coba internasional sebelum Piala Asia U-17 2026.
Baca Juga:FT! Hasil Akhir Celta vs Levante: Kalah 2-3, Celta Gagal Curi Poin di Kandang SendiriHT! Live Score Al Nassr vs Al Hilal: Unggul 1-0 di Babak Pertama, Simakan Bawa Al Nassr Dekati Gelar Juara
Padahal, uji coba melawan tim-tim kuat sangat penting untuk mengukur kemampuan dan membangun chemistry tim. Minimnya uji coba membuat pemain Indonesia kaget dengan kerasnya persaingan di turnamen sebenarnya.
