Pep Guardiola Catat Sejarah Sepak Bola Inggris Usai Man City Raih Gelar Ganda

Pep Guardiola dan Kevin De Bruyne angkat trofi Piala FA di Wembley usai Man City kalahkan Chelsea
Pep Guardiola dan Kevin De Bruyne angkat trofi Piala FA di Wembley usai Man City kalahkan Chelsea Sumber img:@ofc_mancity
0 Komentar

Manchester City tidak berhenti di situ. Pihak klub juga mengusulkan perpanjangan kontrak bagi Guardiola hingga 2028. Bahkan, proposal gaji baru yang lebih besar telah diajukan ke sang pelatih sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan ini.

Guardiola: “Ini untuk Para Penggemar yang Setia”

Komitmen itu juga terlihat saat Guardiola memberikan pidato emosional di atas podium setelah pertandingan. Kehadirannya di Wembley menjadi suntikan semangat bagi ribuan fans City yang memenuhi stadion.

“Saya sangat bangga dengan para pemain. Mereka berjuang mati-matian sepanjang musim. Gelar ganda ini untuk para penggemar yang selalu setia mendukung kami, baik saat menang maupun kalah,” ujar Guardiola kepada BBC Sport usai laga.

Baca Juga:Mount Telah Memutuskan Masa Depannya Bersama MUPrediksi Inter Milan vs Hellas Verona 17 Mei 2026, Nerazzurri Siap Berpesta di San Siro

Ia berharap, kesuksesan ini nantinya bukan hanya menjadi kenangan manis, tetapi juga menghadirkan motivasi bagi tim untuk terus berprestasi di kompetisi Eropa musim depan.

“Kami akan berusaha lagi musim depan. Targetnya adalah Liga Champions. Tapi untuk malam ini, mari kita rayakan dulu,” tambahnya.

Kolaborasi Pemain dan Staf Jadi Kunci Sukses

Keberhasilan meraih gelar ganda tidak lepas dari kolaborasi besar seluruh elemen klub. Mulai dari staf medis, asisten pelatih, hingga para pemain bintang seperti Kevin De Bruyne, Rodri, dan Erling Haaland yang tampil konsisten sepanjang musim. Chemistry yang terbangun di ruang ganti City menjadi faktor pembeda dibanding pesaing-pesaingnya.

Chelsea sendiri di bawah asuhan Mauricio Pochettino sempat memberi kejutan dengan mencetak gol lebih dulu lewat Cole Palmer di menit ke-22. Namun, gol balasan Julian Alvarez di menit ke-44 dan penalti kontroversial yang dieksekusi Haaland pada babak kedua memastikan trofi kembali ke Manchester.

0 Komentar