RADARCIREBON.TV – Laga krusial pekan ke-33 BRI Super League antara PSIM Yogyakarta melawan Madura United akan digelar besok, Minggu (17/5/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta .
Pertandingan ini menjadi penentu nasib Madura United di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Laskar Sape Kerrab saat ini duduk di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 32 poin dari 32 pertandingan, hanya terpaut 4 angka dari Persis Solo yang berada di zona merah degradasi .
Analisis dan Prediksi Skor
Madura United datang dengan misi wajib menang. Tim asuhan Rakhmad Basuki ini hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan diri bertahan di Liga 1 musim depan . Jika berhasil mengalahkan PSIM, koleksi 35 poin dipastikan tidak akan bisa dikejar Persis Solo yang hanya memiliki 28 poin .
Baca Juga:PSIM Yogyakarta vs Madura United Besok, Laga Penentu Nasib Laskar Sape Kerrab di Liga 1Skor Akhir Malut United vs Persita: Hasil Imbang 1-1 di Laga Kandang terakhir
Di sisi lain, PSIM Yogyakarta yang bertindak sebagai tuan rumah sudah berada di posisi aman. Laskar Mataram saat ini bertengger di peringkat ke-11 dengan 42 poin dan sudah dipastikan tidak terancam degradasi . Meski demikian, pelatih Jean-Paul van Gastel menegaskan timnya tetap akan menurunkan kekuatan penuh di laga kandang terakhir musim ini .
“Dia setiap pertandingan, saya ingin menang. Saya tidak mengatakan bahwa jika saya memasukkan pemain yang berbeda, kami tidak bisa menang, tetapi tugas saya adalah untuk selalu menurunkan tim terbaik yang saya miliki,” ujar Van Gastel .
Rekor pertemuan kedua tim cukup menarik. Pada putaran pertama musim ini di kandang Madura United, PSIM sukses mempermalukan tuan rumah dengan skor telak 3-0 . Hasil ini tentu menjadi modal psikologis bagi tim tamu.
Dari segi performa, Madura United memiliki catatan yang lebih baik dalam lima laga terakhir dengan tiga kemenangan dan dua kekalahan. Bahkan dua kemenangan tersebut diraih saat bermain di kandang lawan . Sementara PSIM hanya meraih satu kemenangan, satu seri, dan tiga kekalahan dalam periode yang sama .
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, mewaspadai permainan Madura United yang dinilainya efektif dengan skema low block dan serangan balik cepat. “Saya pikir di league Indonesia tidak ada permainan yang mudah. Madura di akhir memiliki banyak poin demi bermain benar-benar di low block. Sangat susah untuk memenangkan low block,” ujar Van Gastel .
