Antoine Griezmann Pamit ke Fans Atletico Madrid, Akui Transfer ke Barcelona Jadi Penyesalan Terbesar

Antoine Griezmann
Antoine Griezmann Pamit ke Fans Atletico Madrid. foto : pinterest
0 Komentar

Di bawah asuhan Diego Simeone, ia berkembang menjadi salah satu striker paling mematikan di Eropa.

Selama membela Atletico, Griezmann berhasil meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk:

  • Liga Europa
  • Piala Super Eropa
  • Supercopa de Espana

Ia juga beberapa kali membawa Atletico bersaing ketat melawan Real Madrid dan Barcelona dalam perebutan gelar La Liga.

Akan Lanjutkan Karier di MLS

Setelah mengakhiri perjalanannya di Spanyol, Griezmann dikabarkan akan melanjutkan karier di Amerika Serikat bersama Orlando City SC di kompetisi MLS.

Baca Juga:Atletico Madrid vs Girona Dini Hari Nanti: Los Colchoneros Incar Penutup Musim yang ManisHasil Newcastle vs West Ham 3-1: The Magpies Mengamuk di St James’ Park

Keputusan tersebut dianggap sebagai langkah terakhir dalam perjalanan karier panjang pemain berusia 35 tahun itu.

MLS sendiri belakangan memang menjadi destinasi favorit banyak pemain bintang Eropa yang memasuki fase akhir karier.

Suporter Atletico Akhirnya Memaafkan

Momen paling menyentuh terjadi ketika seluruh Stadion Metropolitano memberikan standing ovation saat Griezmann meninggalkan lapangan.

Tangis, tepuk tangan, dan chant dari suporter menjadi penutup emosional hubungan panjang antara Griezmann dan Atletico Madrid.

Meski sempat terluka oleh transfer kontroversial ke Barcelona, banyak fans kini memilih mengenang kontribusi besar sang striker selama bertahun-tahun membela warna merah-putih Atletico.

Era Griezmann di Atletico Resmi Berakhir

Kepergian Griezmann sekaligus menandai berakhirnya salah satu era paling penting dalam sejarah modern Atletico Madrid.

Namanya akan selalu dikenang sebagai:

  • Mesin gol Atletico
  • Pemain kunci era Diego Simeone
  • Ikon kebangkitan Los Colchoneros di Eropa

Dan kini, setelah perjalanan panjang penuh drama, Antoine Griezmann pergi dengan satu hal yang mungkin paling penting bagi seorang legenda:

pengampunan dari para suporternya sendiri.

0 Komentar