DPR Kritik BI soal Rupiah Melemah, Kondisi Kelas Menengah Ikut Jadi Sorotan

Rapat antara Komisi XI DPR RI dengan Bank Indonesia memunculkan banyak kritik terkait kondisi nilai tukar rp.
foto : ilustrasi/geminiAI
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Rapat antara Komisi XI DPR RI dengan Bank Indonesia memunculkan banyak kritik terkait kondisi nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Sejumlah anggota dewan mempertanyakan klaim Bank Indonesia yang menyebut rupiah masih dalam kondisi stabil, sementara masyarakat justru merasakan tekanan ekonomi di berbagai sektor.

Dalam rapat tersebut, persoalan melemahnya rupiah disebut berdampak langsung pada kenaikan harga impor, biaya industri, hingga meningkatnya tekanan harga pangan dan energi. Kondisi ini juga dinilai memengaruhi daya beli masyarakat, terutama kalangan kelas menengah.

DPR Soroti Klaim Rupiah Stabil dari Bank Indonesia

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDIP, Harris Turino, mempertanyakan pernyataan Bank Indonesia yang menilai kurs rupiah masih relatif stabil dibanding mata uang negara lain.

Baca Juga:Jejak Pelemahan Rupiah dari Era Soeharto hingga Prabowo, Pernah Sentuh Rp17.600 per Dolar ASRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS pada 12 Mei 2026, Dipicu Inflasi Global dan Harga Minyak

Menurutnya, kondisi di lapangan menunjukkan hal berbeda. Masyarakat justru merasakan dampak nyata dari pelemahan rupiah, mulai dari harga barang impor yang naik hingga tekanan ekonomi yang semakin terasa.

Harris juga menyinggung berbagai langkah yang telah dilakukan Bank Indonesia untuk menjaga nilai tukar rupiah. Namun, ia menilai upaya tersebut belum memberikan hasil signifikan.

Dampak Pelemahan Rupiah Dinilai Semakin Terasa

Dalam rapat itu, Harris menilai depresiasi rupiah tidak hanya menjadi persoalan angka di pasar keuangan, tetapi sudah memengaruhi kehidupan masyarakat sehari-hari.

Beberapa dampak yang disoroti antara lain:

Harga barang impor meningkatBiaya produksi industri bertambahTekanan harga pangan dan energi makin tinggiSentimen ekonomi masyarakat melemahIa meminta Bank Indonesia menjelaskan penyebab rupiah terus melemah meski berbagai instrumen kebijakan sudah dikeluarkan.

Langkah Bank Indonesia Dipertanyakan

Kritik serupa juga datang dari anggota Komisi XI DPR lainnya, Amin AK. Ia mempertanyakan sejauh mana langkah strategis yang telah dilakukan Bank Indonesia untuk menahan pelemahan rupiah.

Menurut Amin, publik masih melihat nilai tukar rupiah belum menunjukkan kondisi sesuai harapan, meski BI telah mengeluarkan sejumlah kebijakan stabilisasi.

Ia meminta penjelasan mengenai langkah mana yang sudah dilakukan secara maksimal dan strategi apa yang masih dalam proses.

0 Komentar