Bukan Cedera yang Menyayat Hati Zarco, Tapi Rasa Bersalah ke Bagnaia dan Marini

Johann Zarco
Johann Zarco dilaporkan sangat sedih usai insiden tabrakan yang melibatkan Francesco Bagnaia dan Luca Marini di MotoGP Catalunya. Pembalap LCR Honda itu meminta maaf sebelum dilarikan ke rumah sakit. (Dok. LCR Honda)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Ada yang lebih menyakitkan daripada cedera lutut yang diderita Johann Zarco usai kecelakaan horor di MotoGP Catalunya 2026. Pembalap LCR Honda itu mengaku lebih sedih karena menjadi penyebab insiden yang menabrak Francesco Bagnaia dan Luca Marini saat restart balapan.

Manajer tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, membuka suara soal kondisi psikologis pembalap asal Prancis itu. Menurutnya, Zarco sangat terpukul karena merasa bertanggung jawab atas insiden yang membuat dua pembalap lain ikut terjatuh.

“Dia benar-benar sedih. Johann adalah pembalap yang sangat sportif. Dia tidak pernah berniat mencelakai orang lain. Ketika dia sadar bahwa dia menabrak Pecco dan Luca, dia sangat terpukul,” ujar Cecchinello dalam wawancara dengan media Italia, Sky Sport.

Baca Juga:Kaki Kiri Nyaris Putus, Johann Zarco Dirujuk ke Dokter Spesialis Lutut di PrancisSiapakah Julian Johan "Jejelogy"? Pembalap Indonesia yang Sedang Viral di Rally Dakar 2026!

Kecelakaan itu terjadi saat restart balapan MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026). Memasuki tikungan pertama, terjadi kemacetan di depan. Zarco yang berada di belakang tidak sempat mengerem dan menghantam bagian belakang motor Ducati milik Francesco Bagnaia. Benturan tersebut menyebabkan Bagnaia jatuh dan motor Ducati-nya menyeret kaki Zarco hingga ke area gravel.

Tak hanya Bagnaia, Luca Marini yang berada di sisi lain juga ikut terseret dalam insiden tersebut. Beruntung, Marini hanya mengalami memar ringan dan dinyatakan fit. Sementara Bagnaia lolos tanpa cedera serius meski motornya ringsek.

Zarco sendiri harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Catalunya untuk pemeriksaan intensif. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ia mengalami cedera ligamen lutut dan robekan kecil pada tulang fibula. Ia kemudian dipulangkan ke Prancis untuk menjalani perawatan lebih lanjut dengan dokter spesialis lutut di Lyon.

Cecchinello mengungkapkan bahwa Zarco sempat meminta maaf kepada Bagnaia dan Marini sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit. “Dia bilang ‘Maaf, saya tidak sengaja’. Johann adalah orang yang baik. Dia tidak akan pernah dengan sengaja melakukan hal seperti itu,” tambah Cecchinello.

Sementara itu, Bagnaia yang menjadi korban tabrakan justru memberikan dukungan moral kepada Zarco. Melalui akun media sosialnya, pembalap Ducati Lenovo itu menuliskan pesan penyemangat untuk Zarco.

0 Komentar