RADARCIREBON.TV – Striker Chelsea, Joao Pedro, mengaku hancur hatinya usai tidak dipanggil ke skuad Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Padahal musim ini menjadi yang terbaik dalam kariernya bersama The Blues. Pelatih Carlo Ancelotti pun ikut merasa bersalah dan mengakui bahwa pemain asal Brasil itu pantas masuk.
Keputusan kontroversial Ancelotti yang lebih memilih pemain lain membuat Joao Pedro hanya bisa pasrah. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menyampaikan perasaan kecewa namun tetap dewasa menerima kenyataan.
Pernyataan Hancur Hati Joao Pedro
Dalam unggahan yang viral tersebut, Joao Pedro menuliskan bahwa ia sudah mencoba memberikan yang terbaik di setiap saat. Namun impian untuk mewakili negara di Piala Dunia harus kandas.
Baca Juga:Joao Pedro Jadi Pemain Terbaik Chelsea, tapi Gagal Masuk Skuad Brasil untuk Piala DuniaJoao Pedro Kecewa Tak Tembus Skuad Brasil, Neymar Rayakan Tiket Piala Dunia 2026
“Saya mencoba memberikan yang terbaik di setiap saat. Sayangnya, tidak mungkin untuk memenuhi impian saya untuk mewakili negara saya di Piala Dunia,” tulis Joao pedro.
Ia mengaku tetap tenang dan fokus karena suka dan frustrasi adalah bagian dari sepak bola. “Sukacita dan frustrasi adalah bagian dari sepak bola,” tambahnya.
Joao Pedro juga menyatakan bahwa mulai sekarang ia akan menjadi penggemar lain yang mendukung Brasil untuk membawa pulang gelar keenam.
“Saya berharap keberuntungan kepada semua orang yang ada di sana dan saya akan menjadi penggemar lain yang mendukung mereka untuk membawa gelar ke-6 pulang,” pungkasnya.
Statistik Mentereng Joao Pedro Musim Ini
Penampilan Joao Pedro musim 2025/2026 bersama Chelsea memang sangat impresif. Dari 49 pertandingan di semua kompetisi, ia berhasil mencetak 20 gol dan 9 assist. Catatan ini menjadikannya salah satu striker paling produktif di Premier League musim ini.
Namun Ancelotti lebih memilih nama seperti Endrick, Matheus Cunha, Vinicius Junior, Raphinha, Rodrygo, dan Gabriel Martinelli untuk lini depan Brasil. Persaingan di sektor penyerang memang menjadi alasan utama pencoretan Joao Pedro.
Permintaan Maaf Ancelotti
Carlo Ancelotti sendiri tidak menutup mata terhadap kualitas Joao Pedro. Ia mengakui bahwa pemain berusia 24 tahun itu pantas masuk skuad Piala Dunia. Namun karena persaingan yang sangat ketat, ia terpaksa memilih pemain lain.
