Penempatan Baterai Jadi Salah Satu Keunikan
Salah satu hal menarik dari bus listrik Persija adalah posisi baterai yang ditempatkan di bagian atap. Penempatan tersebut berbeda dibandingkan kebanyakan bus listrik lain yang biasanya menyimpan baterai di bagian bawah atau belakang kendaraan.
Konsep ini dipilih untuk menjaga ruang kabin tetap luas dan nyaman bagi pemain maupun staf tim selama perjalanan.
“Melalui berbagai fitur canggih di dalamnya, kami berharap bus ini mampu mendongkrak kenyamanan serta performa tim dalam menghadapi setiap pertandingan ke depan,” ujar Bambang Pamungkas.
Baca Juga:Halftime Persija vs Semen Padang: Gustavo Almeida Bawa Persija Unggul 1-0 di Babak PertamaDebut Bersama Persija, Hafizh Rizkianur Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan atas Semen Padang
Paulo Ricardo dan Jean Mota Turut Hadir
Peluncuran bus listrik Persija juga dihadiri sejumlah pemain tim utama. Bek asing Persija, Paulo Ricardo, terlihat hadir langsung bersama rekannya Jean Mota dalam acara peresmian tersebut.
Kehadiran para pemain semakin menambah antusiasme publik terhadap armada baru Persija Jakarta yang kini tampil lebih modern dan ramah lingkungan.
Persija Jadi Klub Pelopor Bus Listrik di Indonesia
Langkah Persija menggunakan bus listrik menjadi sejarah baru di sepak bola nasional. Klub ibu kota itu kini tercatat sebagai pelopor penggunaan kendaraan listrik untuk operasional tim sepak bola profesional di Indonesia.
Inovasi ini juga dinilai dapat menjadi inspirasi bagi klub lain untuk mulai mendukung penggunaan teknologi yang lebih ramah lingkungan di masa depan.
Persija Jakarta resmi memperkenalkan bus listrik baru untuk menyambut Super League 2026/2027. Mengusung teknologi modern dan ramah lingkungan, Macan Kemayoran menjadi klub sepak bola pertama di Indonesia yang menggunakan armada listrik sebagai kendaraan operasional tim.
