Penasaran Jurusan Film dan Televisi? Inilah Gambaran Lengkapnya

Jurusan Kuliah
Ilustrasi Penyutradaraan (pexels)
0 Komentar

Naskah ini nantinya akan menjadi panduan bagi sutradara dalam menggarap film. Beberapa hal yang dipelajari dalam penulisan naskah di antaranya, menemukan premis, melakukan riset, membuat sinopsis, membuat treatment, mengatur tempo ketegangan agar cerita tidak monoton, menciptakan karakter, menulis dialog, dan lain-lain.

3. Videografi

Videografi menurut Sarwo Nugroho, S.Kom., M.Kom dosen Universitas Sains dan Teknologi Komputer adalah seni dan proses menangkap, merekam, dan mengedit gambar bergerak menggunakan kamera untuk menghasilkan video, seperti ditulis dalam materi akademis dan buku Teknik Dasar Videografi. Fokus mata kuliah videografi adalah mengubah naskah atau cerita menjadi visual yang bercerita.

Beberapa detail aspek yang akan dipelajari mahasiswa pada mata kuliah ini di antaranya, teknik dasar penguasaan kamera, komposisi dan framing, pergerakan kamera, tata cahaya, tata suara, dan manajemen produksi. Goal mata kuliah ini adalah melatih kepekaan rasa dan keterampilan teknis mahasiswa. Pada mata kuliah ini, mahasiswa tak hanya menerima materi pembelajaran di kelas saja, tapi juga akan banyak praktik di lapangan.

Baca Juga:Banyak yang Bertanya, Kenapa Perayaan Idul Adha Tidak Seramai Idul Fitri? Simak AlasannyaPecahkan Rekor Smartphone Baterai Terbesar di Indonesia, Berapakah Harga iQOO Z11 Series?

4. Sinematografi

Dalam bukunya yang berjudul The Five C’s of Cinematography, Joseph V. Mascelli, mendefinisikan sinematografi sebagai proses komunikasi visual. Sinematografi bukan sekadar merekam gambar bergerak, melainkan bagaimana seorang sineas menyampaikan ide, emosi, dan cerita pada penonton melalui kolaborasi lima elemen visual : Camera angle, continuity, cutting, close-ups, dan composition.

Meskipun sekilas apa yang dipelajari pada mata kuliah videografi dan sinematografi tampak serupa, tapi keduanya memiliki tujuan yang berbeda. Videografi fokus pada dokumentasi dan penyampaian informasi secara langsung. Sedangkan sinematografi akan fokus pada seni bercerita (storytelling ) dan estetika secara visual. Mahasiswa akan diajarkan bagaimana memilih angle camera yang tepat untuk sebuah scene, memilih teknik editing yang cocok untuk mempercantik hasil akhir sebuah film, dan sebagainya.

5. Penyuntingan digital

Proses editing menjadi post production, ketika kita membuat sebuah film, sinetron, series, atau seri. Hasil akhir film ditentukan di meja editing. Di sini kerjasama sutradara dan editor sangat diperlukan. Mereka harus bisa menyamakan visi dan misi dalam bekerja. Mata mata kuliah editing, mahasiswa akan diajarkan teknik menyunting gambar secara digital dengan menggunakan software editing seperti Addobe Premier Pro, DaVinci Resolve, dan Final Cut Pro.

0 Komentar