Teja Paku Alam Cetak Rekor 18 Cleansheet, Lampaui Yoo Jae Hoon di ISL 2013

Teja paku Alam
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, berhasil mencatatkan rekor 18 cleansheet dalam satu musim, melampaui catatan Yoo Jae Hoon di era ISL 2013. (Dok. Pengamatsepakbola)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, mencatatkan namanya dalam sejarah baru sepak bola Indonesia. Meskipun tidak terpilih sebagai kiper terbaik musim ini, kiper berusia 31 tahun itu berhasil memecahkan rekor cleansheet terbanyak dalam satu musim kompetisi kasta tertinggi.

Berdasarkan unggahan akun Instagram pengamatsepakbola, Teja Paku Alam mencatatkan 18 cleansheet sepanjang musim BRI Super League 2025/2026. Jumlah ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh kiper asal Korea Selatan, Yoo Jae Hoon, saat membela Persipura Jayapura di era Indonesia Super League (ISL) 2013.

Perbandingan dengan Rekor Sebelumnya

Yoo Jae Hoon sebelumnya dikenal sebagai kiper dengan cleansheet terbanyak dalam satu musim. Saat membawa Persipura menjadi juara ISL 2013, kiper berpaspor Korea Selatan itu mencatatkan 17 pertandingan tanpa kebobolan. Catatan ini bertahan selama lebih dari satu dekade hingga akhirnya dipecahkan oleh Teja di musim 2025/2026.

Baca Juga:3 Kiper Terbaik BRI Super League 2025/2026: Teja Bangkit, Nadeo dan Hauptmeijer Catat 125 PenyelamatanTeja Paku Alam Berpeluang Cetak Momen Spesial Saat Persija vs Persib

Teja Paku Alam tampil gemilang sepanjang musim. Dari 34 pertandingan yang dilakoni Persib, Teja bermain penuh di 32 laga. Ia kebobolan 24 gol sepanjang musim, dan 18 di antaranya berakhir tanpa kemasukan gol.

Kunci Sukses Lini Belakang Persib

Keberhasilan Teja mencatatkan rekor ini tidak terlepas dari solidnya lini belakang Persib musim ini. Duet bek tengah Patricio Matricardi dan Federico Barba tampil konsisten di jantung pertahanan. Bek sayap Kakang Rudianto dan Eliano Reijnders juga disiplin dalam melakukan tugas menutup ruang gerak lawan.

Pelatih Bojan Hodak menerapkan sistem pertahanan yang rapi dan transisi yang cepat. Hasilnya, Persib menjadi tim dengan kebobolan paling sedikit di BRI Super League musim ini. Hanya 24 gol yang bersarang ke gawang Teja sepanjang 34 pertandingan.

Penghargaan yang Tak Terelakkan

Meskipun tidak terpilih sebagai kiper terbaik versi apresiasi klub atau media, pencapaian 18 cleansheet ini menjadi bukti nyata kualitas Teja Paku Alam. Ia berhasil mengalahkan pesaing sekelas Nadeo Argawinata, Andritany Ardhiyasa, dan kiper asing lainnya.

Bobotoh pun ramai memberi apresiasi di media sosial. Banyak yang menyebut bahwa Teja layak disebut sebagai kiper terbaik musim ini meskipun tidak mendapat penghargaan resmi. “Cleansheet bicara lebih keras dari sekadar trofi individu,” komentar salah satu akun di kolom unggahan pengamatsepakbola.

0 Komentar