Meski demikian, manajemen klub sangat terobsesi dengan filosofi sepak bola Korea Selatan. Mereka telah mengidentifikasi keberhasilan Vietnam di bawah Park Hang-seo dan Kim Sang-sik serta kebangkitan Indonesia di bawah Shin Tae-yong sebagai inspirasi utama proyek mereka.
Reaksi Media Thailand: ‘Ledakan Dahsyat’
Penunjukan Park Hang-seo langsung menjadi buah bibir di jagat sepak bola Thailand. Media setempat, termasuk Goal Thailand dan Siam Sport, menyebutnya sebagai kejutan terbesar dalam sepak bola regional. Mereka menyebut bahwa kehadiran Park tidak hanya akan meningkatkan kualitas tim, tetapi juga membawa dampak luar biasa bagi persaingan di Thai League 2.
Siam Sport menyoroti beberapa aspek revolusioner yang akan dibawa Park ke Kanchanaburi. Pertama, ia terkenal mampu membangun mental baja, formasi rapat, garis pertahanan solid, serta transisi cepat yang membutuhkan disiplin dan kebugaran maksimal. Kedua, ia akan membawa serta staf pelatih spesialis asal Korea Selatan yang akan menerapkan ilmu olahraga secara komprehensif, mulai dari pelatih fisik, kiper, hingga analis taktik.
Baca Juga:Padel Indonesia Makin Serius! PBPI Siapkan Timnas untuk Asian Games 2026 dan Piala DuniaJadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Versi WIB: Catat Waktunya, Jangan Sampai Kelewatan Laga Tim Favoritmu!
Selain itu, Park juga akan memfokuskan diri pada pembinaan pemain muda melalui kerja sama dengan raksasa K-League 1, FC Seoul. Presiden klub Prawat Kithammakunit berharap anak-anak di provinsi Kanchanaburi tidak perlu lagi merantau untuk mengejar mimpi sepak bola.
Perjalanan Panjang Park Sepeninggal Vietnam
Nama Park Hang-seo melejit berkat kesuksesannya membawa Timnas Vietnam dari keterpurukan menjadi kekuatan tersendiri di Asia Tenggara. Di bawah asuhannya, Vietnam meraih medali perak Piala Asia U-23 2018, menjuarai Piala AFF 2018, meraih medali emas SEA Games 2019 dan 2021, serta lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Setelah kontraknya dengan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) berakhir pada awal 2023, Park sempat beristirahat dari kursi kepelatihan. Ia lebih memilih posisi di belakang layar, termasuk menjadi penasihat klub divisi satu Vietnam, Bac Ninh FC, serta menjadi Wakil Presiden KFA. Kini, setelah bertahun-tahun mengamati dari kejauhan, ia akhirnya memutuskan untuk kembali ke bangku cadangan dengan panggung yang tidak terduga: tim kasta kedua Thailand.
