Tertinggal, Rayo Vallecano melesatkan seluruh kekuatannya. Pelatih Inigo Perez memasukkan pemain-pemain ofensif untuk menekan garis pertahanan Palace. Namun, barisan belakang Palace yang solid bersama kiper Dean Henderson mampu bertahan dengan kokoh. Beberapa peluang dari Alemao dan Florian Lejeune masih gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Hingga wasit meniupkan peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan. Crystal Palace keluar sebagai juara UEFA Conference League 2025/2026, mengamankan tiket otomatis ke Liga Europa musim depan dan menutup musim dengan prestasi tertinggi dalam sejarah klub.
Fakta Menarik di Balik Kemenangan Palace
- Trofi Eropa Perdana: Ini adalah gelar kompetisi Eropa pertama yang pernah diraih Crystal Palace dalam perjalanan panjang klub yang didirikan pada 1905.
- Pahlawan yang Terbuang: Jean-Philippe Mateta, yang sempat hampir hengkang ke AC Milan pada Januari lalu karena gagal medis, kini sah menjadi pahlawan dengan gol tunggal di final.
- Suksesi Pelatih Hebat: Kemenangan ini menjadi mahkota perpisahan yang manis bagi pelatih Oliver Glasner, yang sebelumnya telah membawa Palace memenangkan Piala FA Inggris pada tahun sebelumnya.
- Kejutan Statistik: Meskipun hanya mencatatkan 42 persen penguasaan bola, Crystal Palace memiliki nilai expected goals (xG) sebesar 2,57, jauh di atas Rayo (0,53), menunjukkan ketajaman mereka dalam menciptakan peluang berbahaya.
