Taman Nasional Gunung Merapi Tegaskan Jalur Pendakian Masih Ditutup, Masyarakat Diminta Sabar!

TNGM
Taman Nasional Gunung Merapi menegaskan jalur pendakian masih ditutup dan masyarakat diminta tidak terprovokasi ajakan pembukaan yang tidak bertanggung jawab foto:Google Suara jogja
0 Komentar

Saat ini, potensi bahaya berada di sektor selatan hingga barat daya, meliputi alur Sungai Boyong dengan jarak luncur maksimal 5 kilometer dari puncak. Sementara di alur Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng, material vulkanik berpotensi meluncur hingga 7 kilometer dari puncak. Di sektor tenggara, potensi bahaya mencakup alur Sungai Woro dengan jarak luncur maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer dari puncak .

Kapan Jalur Pendakian Akan Dibuka?

TNGM belum dapat memastikan kapan jalur pendakian Gunung Merapi akan dibuka kembali. Semua tergantung dari hasil evaluasi yang sedang dilakukan. Jika kondisi sudah dinyatakan aman, jalur pendakian akan dibuka dengan protokol keselamatan yang lebih ketat .

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari Taman Nasional Gunung Merapi melalui website dan media sosial resmi mereka. Jangan percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Keselamatan adalah segalanya, dan mematuhi aturan adalah bentuk tanggung jawab kita bersama.

Baca Juga:Gunung Merapi Kembali Erupsi, BPPTKG Laporkan Awan Panas Guguran hingga 2 Kilometer15 Prompt Gemini Ai Foto di Puncak Gunung, Sulit Dibedakan, Realistis Banget Dari Semeru Sampai Merapi

Sebagai alternatif, masyarakat masih dapat menikmati wisata soft trekking di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, salah satunya Objek Wisata Alam (OWA) Kalitalang yang berada di luar radius bahaya, sekitar 3,3 kilometer dari Pos IV atau pos pendakian terakhir . Masyarakat juga diminta agar tidak terpancing dengan isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau langsung ke BPPTKG .

0 Komentar